Ketua DPRD Sumbar Dukung Usaha Rendang dari UMKM

Metro- 03-06-2022 20:40
Ketua DPRD Sumbar, Supardi berikan beberapa masukan bagi pelaku UMKM yang tergabung dalam Koperasi Anak Nagari Minangkabau, di Payakumbuh, Jumat malam (3/6). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar, Supardi berikan beberapa masukan bagi pelaku UMKM yang tergabung dalam Koperasi Anak Nagari Minangkabau, di Payakumbuh, Jumat malam (3/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Payakumbuh, Arunala - Ketua DPRD Sumbar, Supardi pemerintah daerah harus mendukung upaya masyarakat dalam usaha produksi berbagai hal, termasuk rendang yang merupakan makanan tradisional Minangkabau.

Penegasan itu disampaikan Supardi saat pertemuan dengan pengurus dan anggota Koperasi Anak Nagari Minangkabau, di Payakumbuh, Jumat malam (3/6).

Tidak hanya pemerintah, Supardi pun mengaku dirinya juga sangat mendukung usaha pembuatan rendang yang dilakukan koperasi inidalam mempertahankan budaya tradisional.

Baca Juga

Untuk dikethui, Koperasi Anak Nagari Minangkabau merupakan koperasi pemasaran UMKM yang ada di Sumbar, dengan menitik beratkan pada pemasaran Kuliner, fashion, kriya, budaya, pariwisata, dan jasa.

"Jika berbicara rendang, bukan hanya hasil masakannya saja yang bisa dijual, namun proses pembuatannya juga bisa dijadikan produk wisata, jika dimasak dengan cara tradisional seperti orang tua-tua dulu," kata Supardi.

Rendang, sebutnya, akan makin nikmat jika dimasak mempergunakan tunggu yang apinya marak dengan mempergunakan kayu bakar, jauh lebih nikmat dibandingkan jika dimasak memakai kompor gas.

Dia menambahkan, usaha kuliner, khususnya pembuatan rendang harus mendapat dukungan pemerintah, dan jangan sampai pemerintah malah membuat sebuah badan usaha sendiri dalam melakukan produk ini, sehingga sektor UMKM menjadi mati.

"Pemerintah harus mendukung pengembangan semua sektor UMKM, khususnya usaha pengembangan pembuatan rendang serta peluang pemasarannya, jangan sampai pemerintah membuat usaha pula untuk hal ini, tapi harus men-support usaha masyarakat yang sudah ada," tegas Supardi lagi.

Lebih jauh dia menambahkan, untuk rendang itu sendiri merupakan kuliner unik yang tahan cukup lama dan memiliki cita rasa berbagai pula, berdasarkan daerah dimana rendang itu dimasak.

"Rendang itu memiliki cita rasa luar biasa dan berbeda-beda, untuk daerah Payakumbuh saja, masing-masing daerah cita rasanya berbeda, antara Koto Godang, dengan lainnya, namun rendang itu akan terasa nikmat jika dimasa dengan tungku, itu juga bisa dijual menjadi kegiatan wisata," tutur Supardi.

Saat pertemuan itu hadir juga anggota DPRD Sumbar Yusuf Abit, Kadis Perindag Sumbar Asben Hendri, coach pariwisata Andiko Jumaril, dan dari Aprindo Sumbar Darmawi serta Rinaldi. (*)

Komentar