Padangpariaman Komit Implementasikan Program Smart City

Metro- 14-06-2022 14:43
Bupati Suhatri Bur saat menjamu  Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya di ruang kerjanya, Senin (13/6). (Dok : Istimewa)
Bupati Suhatri Bur saat menjamu Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya di ruang kerjanya, Senin (13/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Kabupaten Padangpariaman jadi salah satu dari 100 kabupaten kota yang jadi pilot project Program Gerakkan 100 Smart City 2019 dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI.

Sejalan dengan penetapan itu, Pemkab Padangpariaman makin mempertegas komitmen daerahnya untuk tetap implementasikan program smart city di seluruh perangkat daerahnya.

"1Berbagai inovasi telah dilahirkan, pemanfaatan teknologi informasi komunikasi di daerah ini juga diarahkan pada perbaikan kinerja dan pelayanan publik," kata Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur kepada media, di Padangpariaman, Senin (13/6).

Baca Juga

Bahkan, sebut Suhatri Bur, dengan penerapan smart city kabupatennya ingin menciptakan pelayanan yang efektif dan efisien, meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk didalamnya mewujudkan nagari digital, pemberdayaan ekonomi, memudahkan pelayanan kesehatan.

Tidak hanya itu, dia juga melanjutkan, dengan program smart city ini juga diarahkan untuk pengembangan pendidikan dan seni budaya, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Suhatri Bur menambahkan, pemkabnya sudah menyusun master plan smart city untuk tahun 2020-2026, dan berharap, ke depan prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk mewujudkan visi Padangpariaman Berjaya.

Sedangkan dalam paparannya, Bupati Suhatri Bur didampingi Wakilnya Rahmang mengatakan, sejak 2020 lalu, Pemkab Padangpariaman telah mengimplementasikan program kota cerdas ini di berbagai sektor, seperti inovasi di bidang pelayanan publik, pemerintahan, catatan sipil dan kependudukan, ekonomi dan UMKM, pariwisata, darurat bencana, dan layanan pengaduan masyarakat.

Dia melanjutkan, Pemkab Padangpariaman mengalokasikan APBD sebesar 30 persen untuk penerapan program smart city. Hingga tahun 2021, terdapat 60 program usulan dalam 6 dimensi smart city meliputi smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment dengan capaian 71,6 persen.

"Alhamdulillah tahun kemaren kita menerima penghargaan dimensi smart branding dari Kementrian Kominfo," sebut Suhatri Bur.

Di samping itu, Suhatri Bur juga memaparkan beberapa potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Padangpariaman. Diantaranya adalah Sentra Kelapa di Sumbar, Bandara Internasional Minangkabau, Wisata Religi makam Syech Burhanuddin, Sentra Kakao di Sumbangteng, pawasan pendidikan terpadu Tarok City, dan kawasan industri, serta berbagai destinasi wisata.

"Grand Talao Park Ulakan saat ini dalam proses usulan penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)," tutup Suhatri Bur yang juga didampingi Sekretaris kabupaten (Sekkab) Rudy Repenaldi Rilis.

Komentar