Irsyad Syafar Didaulat Bacakan Teks Proklamasi

Metro- 17-08-2022 17:19
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar membacakan teks Proklamasi pada upacara bendera HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 tahun di halaman Istana Gubernur Sumbar, Rabu (17/8). (Dok : Istimewa)
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar membacakan teks Proklamasi pada upacara bendera HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 tahun di halaman Istana Gubernur Sumbar, Rabu (17/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Irsyad Syafar didaulat sebagai pembaca teks Proklamasi pada upacara bendera HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 tahun di halaman Istana Gubernur Sumbar, Rabu (17/8).

Dengan suara lantang menandakan jiwa patriotrisme, Irsyad membacakan teks tersebut dihadapan gubernur dan wakil gubernur serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) yang hadir.

Irsyad Syafar seusai upacara bendera mengatakan, pada peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun yang mengusung motto "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat" harus dimaknai dengan kerja kolaboratif anak bangsa untuk keluar dari kondisi sulit usai pandemi Covid-19.

Baca Juga

Seluruh persoalan yang terjadi pada masa peralihan harus diselesaikan bersama-sama. Dengan begitu, motto peringatan Kemerdekaan ke-77 tahun yang diusung bisa menjadi kenyataan.

"Kita yakin anak bangsa bisa bersatu untuk membawa Indonesia lebih maju, maka maknai lah kemerdekaan sebagai dasar kerja kolaboratif untuk pembangunan yang lebih baik di sama depan," kata Irsyad Safar.

Dia menambahkan, untuk keluar dari persoalan yang dihadapi usai pandemi membutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Wabah pandemi Covid-19 yang menerpa beberapa waktu lalu telah memberikan dampak cukup memprihatinkan, tidak saja dari sisi kesehatan namun terutama sekali kepada perekonomian.

"Untuk membangun kembali sendi-sendi kehidupan, perlu menjadi prioritas bersama. Pemerintah pusat tidak bisa menangani sendiri tanpa dukungan dari pemerintah daerah, pun sebaliknya pemerintah daerah juga tidak akan mampu tanpa campur tangan pemerintah pusat," ujarnya.

Menurut dia, fokus pembangunan nasional hendaknya disikapi pemerintah daerah dengan program-program yang relevan, dengan tetap menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan daerah.

Langkah tersebut, sebutnya, sebagai upaya mencapai tujuan secara bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangkitkan kembali perekonomian setelah terpuruk oleh pandemi Covid-19.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah menyebutkan 77 tahun Indonesia Merdeka adalah saat krusial bagi semua untuk melakukan langkah-langkah yang penting dan benar dalam mengatasi tantangan, serta mengesampingkan hal-hal yang dapat mengganggu keberhasilan perjuangan.

Mahyeldi juga memberi apresiasi pada seluruh tamu undangan uang hadir serta penyelenggara upacara, khususnya pada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih Sumbar yang telah tampil dengan baik selama upacara berlangsung.

"Saya ucapkan terimakasih pada semua tamu undangan, termasuk Paskibra. Luar biasa penampilannya, saya gembira sekali. Paskibra ini memang harus dilibatkan terus dalam pengibaran bendera merah putih. Diharapkan kabupaten kota bisa menyiapkan ini karena Paskibra ini telah terseleksi, terlatih dan mereka menghayati betul pengibaran Merah Putih," kata Mahyeldi.

Adapun jajaran yang tampak hadir pada upacara bendera di halaman Istana Gubernur Sumbar diantaranya Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Purmanto, Danlantamal II Padang, Laksamana Pertama Endra Sulistiyono, Danlanud Sutan Syahrir Kolonel Pnb Fahlefie.

Selanjutnya, Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Kejati Sumbar, Kabinda Sumbar dan Sekdaprov Sumbar. Turut hadir pula kepala OPD lingkup Pemprov Sumbar. (*)

Komentar