Bayi Berbadan Satu Berkepala Dua Lahir di Pariaman

Metro- 22-09-2022 19:57
Ilustrasi para dokter bedan lakukan operasi. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi para dokter bedan lakukan operasi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Seorang bayi kembar siam berkepala dua dengan satu badan terlahir dari pasangan warga Padangpariaman, pada Rabu (21/9).

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dengan cara operasi sesar di RSUD Dokter Sadikin Padusunan Kota Pariaman.

Saat ini, bayi tersebut tengah menjalani perawatan intensif di Ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUP M Djamil Padang, Kamis (22/9).

Baca Juga

Untuk diketahui, bayi kembar siam tersebut merupakan anak ketiga dari pasangan Adrianto, 35 dan Ayu Septiani, 30, warga Limaupuruik, Kecamatan V Koto Timur, Padangpariaman. Adrianto saat ini bekerja sebagai buruh harian lepas. Sementara istrinya merupakan ibu rumah tangga.

"Benar kami saat ini merawat bayi kembar siam berkepala dua dengan satu badan. Bayi ini masuk ke RSUP M Djamil Padang tadi malam (21/9) setelah dirujuk dari RSUD Dokter Sadikin Padusunan Kota Pariaman," kata Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dr Eny Yantri SpA (K) di RSUP M Djamil Padang, kepada wartawan.

Ia menjelaskan kondisi bayi secara umum masih stabil dalam segi dukungan dan support. Artinya, untuk pernafasan menggunakan ventilator, nutrisi melalui selang makanan, dan dipasang infus.

"Namun kami akan terus pantau perkembangan bayi," tuturnya.

Pihaknya, sebut Eny Yantri, akan menata laksana secara bersama-sama dengan semua tim dengan multidisiplin yang terlibat.

"Kami juga melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan bayi. Nah, untuk hasil berdasar kesepakatan semua tim dengan berbagai multidisiplin ilmu. Termasuk juga pemeriksaan penunjangnya," paparnya lagi.

Sementara pihak keluarga terlihat pasrah di ruangan tunggu. "Kami pasrah kepada Tuhan. Kalau Tuhan memberi umur panjang kepada cucu kami, ya syukur Alhamdulillah. Tapi jika Tuhan menitipkannya hanya sebentar, itu urusan yang di Atas," kata nenek bayi, Suryani, 54.

Ia menceritakan bayi tersebut lahir di RSUD Sadikin, secara sesar karena posisi kepala bayi berada di atas, Rabu (21/9).

"Namun setelah dilahirkan tampaklah bayi kembar. Namun kembarnya berbeda dengan kembar yang lain. Dia memiliki 2 kepala, namun cuma 1 tubuh. Dimana organ dalamnya berupa jantung satu, paru satu," ujarnya.

Lebih lanjut karena keadaan bayi seperti itu, katanya pihak RSUD Sadikin merujuk bayi ke RSUP M Djamil untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Saat ini cucu saya dipasangi alat bantu pernafasan, dan alat pendeteksi jantung di ruang NICU, dan keadaannya sadar keduanya," terangnya.

Komentar