Tak Bayar Pajak, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

Metro- 29-09-2022 16:16
Petugas Ditlantas Polda Sumbar bersama Bapenda Sumbar saat gelar razia bagi kendaraan yang nunggak pajak kendaraannya, Kamis (29/9). (Dok : Istimewa)
Petugas Ditlantas Polda Sumbar bersama Bapenda Sumbar saat gelar razia bagi kendaraan yang nunggak pajak kendaraannya, Kamis (29/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunala - Puluhan kendaraan berbagai jenis dan ukuran terjaring dalam razia gabungan yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Kamis (29/9).

Puluhan kendaraan yang terjaring razia di Jalan raya Padang - Indarung itu merupakan kendaran yang menunggak pajak.

Selain Dirlantas Polda Sumbar, pihak pemprov juga melibatkan Jasa Raharja, POM Angkatan Darat dan Bank Nagari.

Baca Juga

"Razia kami lakukan sehubungan adanya kebijakan Pemprov Sumbar yang mempermudah dan keringanan membayar pajak kendaraan bermotor. Dengan kebijakan ini masyarakat dapat mengetahui adanya kemudahan tersebut. Makanya kami lakukan razia gabungan," sebut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumbar, Nova Linda.

Dikatakannya, agar memudahkan masyarakat yang terjaring razia Bapenda Sumbar juga menyediakan mobil Samsat Keliling di lokasi razia.

Sehingga pemilik kendaraan bermotor dapat melunasi pajaknya di tempat razia.

"Jadi kami juga memberikan solusi. Jika ada yang belum sempat membayar pajak karena kesibukannya, maka ada mobil Samsat Keliling," ujarnya.

Diakuinya, dari razia tersebut petugas menjaring puluhan kendaraan yang mati pajak. Umumnya mereka berkomitmen untuk melunasi pajak secepatnya.

"Dengan razia, masyarakat menjadi tahu, mereka harus membayar pajak. Jika ada yang sudah menunggak, dengan keringanan ini dapat dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan,"ujarnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (UPTD Samsat) Padang, Mistar menyebutkan razia gabungan tersebut sangat mendukung kepatuhan pemilik kendaraan untuk membayar pajak.

Sejak digulirkannya program Lima Untung dan razia gabungan tersebut, ada peningkatan pendapatan di Samsat Padang. Peningkatan itu mencapai 10 hingga 20 persen dari biasanya.

Diungkapkannya, tujuannya razia gabungan tersebut untuk membantu masyarakat. Karena, selama ini ekonomi warga yang sulit akibat covid-19. Bagi yang menunggak ada keringanan.

"Untuk itu kita berikan keringanan. Gunakanlah kesempatan ini, karena hanya berlaku hingga 12 November 2022,"ujarnya. Pemprov Sumbar sudah memberikan keringanan pembayaran pajak kendaraan melalui Program Lima Untung sesuai Peraturan Gubernur Sumbar Nomor 31 Tahun 2022. Berlaku dari 12 September hingga 12 November 2022.

Komentar