WNA Perancis dan Kapalnya Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Metro- 09-10-2022 20:22
Kapal layar merk lambung Mahana milik warga Perancis yang berhasil diselamatkan Tim SAR di laut lepas pantai Kepulauan Sikakap Mentawai, Sabtu (8/10) kemarin. (Dok : Istimewa)
Kapal layar merk lambung Mahana milik warga Perancis yang berhasil diselamatkan Tim SAR di laut lepas pantai Kepulauan Sikakap Mentawai, Sabtu (8/10) kemarin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Mentawai, Arunala.com - Warga negara asing (WNA) berserta kapal layarnya yang terombang ambing di lautan Samudera Indonesia lepas pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak awal Oktober kemarin berhasil diselamatkan Tim SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (8/10) kemarin.

Saat ini, baik kapal dan penumpang didalamnya sudah dievakuasi tim SAR ke Tuapejat, Minggu (9/10), meski sehari sebelumnya sempat dibawa ke Pulau Sikakap.

"Beberapa hari pencarian untuk menolong Kapal Layar Wahana yang alami mati mesin di Samudera Indonesia akhirnya berhasil kami ditemukan di depan perairan Pulau Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Orang SAR Mentawai, Akmal ketika dihubungi Arunala.com , Minggu sore (9/10).

Baca Juga

Menurutnya, saat berada di. Sikakap Sabtu (8/10), pukul 04.00 WIB kecepatan Angin 2 Knots sampai 6 Knots, dengan Tinggi Gelombang 0,5 meter sampai 1,25 meter.

"Pukul 06.45 WIB Tim SAR Gabungan Menemukan kapal layar tersebut disekitar perairan Pagai Selatan dengan Perairan Pagai Utara pada koordinat : 2 55'6 S -- 1006'2 E dengan jarak 10.8 NM Radial 218," pungkas Akmal.

Setelah diberikan bantuan BBM, lanjutnya, kapal layar tersebut dibawa ke Dermaga Sikakap, warga Perancis bernama Greffier Didier (64) dalam kondisi selamat.

Sekarang ini tim SAR gabungan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, warga Perancis bernama Greffier Didier (64) bersama tim SAR gabungan diberikan bantuan logistik.

"Kapal layar tersebut berada di Sikakap untuk dilakukan perbaikan, dan selanjutnya dibawa ke Tuapejat" jelas Akmal.

Sebelumnya, kapal layar merk lambung Mahana mengalami mati mesin di Samudera Indonesia. Informasi diterima pada Minggu (5/10) sekitar pukul 23.40 WIB. Kapal ini hanya berpenumpang satu orang bernama Greffier Didier (64) warga Perancis.

Kapal layar ini berencana mau menuju Thailand, namun saat berada di Samudera Indonesia Kabupaten Kepulauan Mentawai mengalami mati mesin. Tim SAR gabungan memberikan pertolongan untuk mencari kapal layar mati mesin.

Komentar