BPS Sumbar Harapkan Dukungan Jurnalis Sukseskan Pendataan

Metro- 06-10-2022 17:21
Ketua BPS Sumbar, Herum Fajarwati dan Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi dalam workshop Kolaborasi Statistik dan Jurnalis di Padang, Kamis (6/10). (Dok : Istimewa)
Ketua BPS Sumbar, Herum Fajarwati dan Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi dalam workshop Kolaborasi Statistik dan Jurnalis di Padang, Kamis (6/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Selain membahas peran jurnalis dalam pemberitaan, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar memaparkan program sensus pertanian 2023 yang akan dilaksanakan BPS.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati dihadapan sejumlah jurnalis pada acara workshop "Kalaborasi Statistik dan Jurnalis" yang diadakan BPS Sumbar di Padang, Kamis (6/10).

Menariknya dari paparan Herum, keterlibatan jurnalis dalam mempublikasikan hasil pendataan dari BPS sangat penting, karena banyak pihak yang bisa mengetahuinya.

Baca Juga

"Namun, publikasi hasil pendataan itu, juga harus diiringi dengan data yang akurat. Tanpa adanya data, semua akan kesulitan untuk mereview baik kondisi ekonomi, perkembangan serta pertumbuhannya," ucap Herum.

Dia mengatakan, tahun 2023 BPS Nasional akan melaksanakan Sensus Pertanian, yaitu mencatat pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan, dengan tujuh cakupan yang dimulai tanggal 1 hingga 31 Mei. Tujuan survei, menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit-unit administrasi terkecil.

Menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolak ukur, menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian.

"Tujuh cakupan dalam survei BPS 2023 antara lain Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, serta Jasa Pertanian," jelas Herum.

Siapa saja yang akan didata, yaitu seluruh pelaku usaha pertanian, baik perorangan, kelompok maupun perusahaan pertanian berbadan hukum. Dalam workshop ini, BPS Sumbar menghadirkan narasumber dari Ahli Madya BPS, juga mendatangkan Komisioner Komisi Informasi Sumbar, Adrian Tuswandi.

Komentar