Nurnas, Sosok Pendorong Keterbukaan Informasi di Sumbar

Metro- 14-12-2022 17:13
Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas bersama Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi dan para anggota PJKIP Sumbar, Senin (12/12). (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas bersama Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi dan para anggota PJKIP Sumbar, Senin (12/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Gelaran penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022 oleh Komisi Informasi (KI) Sumbar, bisa dikatakan sukses digelar di salah satu hotel berbintang, di Padang, Senin (12/12) kemarin.

Dari hasil anugerah itu banyak badan publik mulai dari OPD di Setprov Sumbar, kabupaten kota, instansi vertikal, tingkat perguruan tinggi, tidak terkecuali buat sejumlah tokoh informatif, hingga penghargaan BUKA Award.

Semuanya bisa dikatakan cukup menjadi motivasi bagi beberapa badan publik lainnya di Sumbar, yang belum dapat penghargaan untuk terus berbenah terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik itu di instansi mereka masing-masing.

Baca Juga

Meski KI Sumbar berhasil membranding KIP bagi sejumlah badan publik di ranah minang ini, namun hanya sedikit yang tahu sosok dibalik kegiatan KI ini dalam memasifkan keterbukaan informasi publik (KIP) tersebut.

Sosok yang bisa dibilang getol menggaung keterbukaan informasi publik di badan publik yang ada di Sumbar ini adalah Muhammad Nurnas, yang masih aktif sebagai anggota DPRD Sumbar.

Suara lantang Nurnas menyuarakan keterbukaan informasi publik di Sumbar itu, bukan hanya berjalan dalam hitungan bulan, namun sudah berlangsung selama delapan tahun belakangan, tepatnya sejak Komisi Informasi Sumbar itu didirikan, hingga terbentuknya Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi (PJKIP) Sumbar beberapa tahun kemudian.

Sejak tahun itu, Nurnas dapat dikatakan tidak pernah berhenti untuk mem-bakcup dan memotivasi, KI dan PJKIP Sumbar agar terus meranking badan publik di Sumbar melalui penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dan Buka Award.

Penilaian Wakil Ketua KI Sumbar, Arif Jumardi dan komisioner KI lainnya Adrian Tuswandi, sosok Nurnas merupakan guru yang tidak boleh dilupakan dalam perjalanan keterbukaan informasi Sumatera Barat.

Pada penyerahan BUKA Award, Nurnas merupakan tokoh yang didaulat KI dan PJKIP untuk menyerah pada penerima anugera, yang merupakan kepala daerah, tokoh pendidikan, politisi serta lainnya.

"Didaulatnya Bang Nurnas bukan tidak beralasan, karena ia merupakan sosok yang selalu ada untuk KI dan PJKIP Sumbar dalam setiap gerak serta langkah," kata Arif Yumardi bersama Adrian Tuswandi.

Sedangkan Sekretaris PJKIP Sumbar, Zondra Volta yang akrab disapa Pajok ini menyampaikan, bila dia merasakan seperti apa perjuangan dan perhatian Nurnas baik terhadap KI dan maupun PJKIP.

"Saya amat merasakan bagaimana perhatian dan perjuangan Bang Nurnas ini kepada kami, terlebih dalam mendorong KI Sumbar untuk tidak patah semangat dalam menyuarakan keterbukaan informasi publik kepada setiap badan publik di Sumbar ini. Melihat perjuangan dan perhatian beliau, rasa hormat dan bangga terhadap beliau tidak akan pernah pudar," tutur Pajok, kepada wartawan di Padang, Rabu (14/12).

Sementara, Nurnas yang mendapat perhatian dan rasa kagum KI dan PJKIP Sumbar, mengatakan, tidak perlu dibesar-besarkan, karena itu merupakan hal biasa saja.

"Apa yang saya lakukan merupakan hal biasa, karena cinta terhadap keterbukaan dan sayang pada adik-adik jurnalis, kesuksesan AKIP dan Buka award karena kerjasama semua pihak, saya hanya pemberi semangat," kata Nurnas.

Komentar