Masyarakat Harus Meneliti Calon yang Dipilih

Metro-200 hit 30-06-2020 15:58
Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar Muhammad Nurnas saat reses ke Dapil di Kanagarian Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (30/6). (Dok : Istimewa)
Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar Muhammad Nurnas saat reses ke Dapil di Kanagarian Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (30/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang Pariaman, Arunala - Jelang pemilihan kepala daerah baik untuk gubernur, bupati dan wali kota pada pilkada serentak 2020 pada 9 Desember di Sumbar, masyarakat diminta jangan salah pilih nantinya.

Ini disampaikan Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar Muhammad Nurnas saat melakukan reses masa sidang kedua di Kanagarian Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (3/6).

"Jangan sampai salah pilih, perhatikan dan kaji apa yang jadi visi misi calon. Jika salah memilih pemimpin maka negeri ini tidak akan berkembang dan tetap berjalan di tempat, sehingga perekonomian masyarakat juga tidak akan maju," kata Nurnas saat itu.

Baca Juga

Dia juga menegaskan, masyarakat juga harus tahu visi misi calon kepala daerah itu. Jangan terpedaya dengan bujuk rayu. Apa lagi janji-janji palsu, dengan iming-iming memberikan uang.

"Itu bisa membahayakan, jadi sekali lagi saya sampaikan pilihlah pemimpin yang amanah," tegas politisi Partai Demokrat Sumbar ini.

Untuk sektor ekonomi, Nurnas berpendapat, selama ini kepala daerah baru fokus pada PAD yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor (PKB).

"Padahal banyak peluang lain untuk bisa menambah PAD di luar PKB," tugas Nurnas.

Dalam meningkatkan potensi ekonomi daerah, terang Nurnas, pemerintah daerah (pemda) harus siapkan tim terpadu dari berbagai OPD yang ada.

"Terkesan selama ini peningkatan PAD terfokus pada pajak kendaraan bermotor saja. Harusnya digali juga potensi lainnya yang ada di daerah untuk tingkatkan ekonomi. Maka menggandeng OPD lain juga perlu dilakukan," tegas Nurnas.

Dia juga menyinggung, selain meningkatkan ekonomi daerah, pemda juga harus mengembangkan perekonomian masyarakat melalui usaha-usaha yang dibuatnya.

"Apabila usaha masyarakat itu berkembang, tentu akan membuat ekonomi mereka meningkat pula," tekan Nurnas.

Selain mengedukasi masyarakat soal sosok pemimpin yang akan dipilih, Nurnas juga menyampaikan persoalan bagaimana meningkatkan perekonomian nelayan dan pelaku UMKM di Kanagarian Katapiang itu.

Tak dipungkiri, lanjut dia, pandemi Covid-19 membuat berbagai sektor bergerak lambat, menjadikan sektor ekonomi menurun. Tapi dirinya merasa bangga karena masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, khususnya di Kanagarian Katapiang tidak terlihat mengeluh dengan kondisi yang terjadi.

"Sebab dari apa yang saya lihat dan dengarkan, usaha mereka masih bergulir kendati tidak sama dengan sebelum pandemi melanda," imbuh Nurnas

Kemudian dirinya juga minta masyarakat di sana untuk memonitor proses pencairan BLT dalam masa pandemi Covid-19 ini.

"Jangan ragu laporkan bila ada ketimpangan dalam proses pencairan BLT itu," kata Nurnas.

Komentar