Nataru, Kebutuhan BBM di Sumbar Meningkat 6 Persen

Ekonomi- 23-12-2022 21:00
Pengisian BBM di salah satu SPBU. (Dok : Istimewa)
Pengisian BBM di salah satu SPBU. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), konsumsi Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan meningkat sebesar 6 persen atau 2.149 KL menjadi 2.267 KL per hari.

Sementara konsumsi Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) diprediksi mengalami kenaikan sebesar 15 persen atau 1.468 KL menjadi 1.683 KL per hari.

Peningkatan juga diprediksi terjadi untuk konsumsi LPG sekitar 3 persen atau 428 Metrik Ton (MT) menjadi 440 MT per hari. Proyeksi ini dibanding sales normal harian.

Baca Juga

"Kami tegaskan masyarakat tidak usah khawatir karena stok BBM, LPG dan Avtur dalam keadaan aman dan lancar. Kami akan memonitor terus-menerus sehingga diharapkan kebutuhan masyarakat akan BBM, LPG dan Avtur dapat terpenuhi," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.

Selain itu, dalam memastikan layanan terhadap masyarakat tetap terjaga dengan baik, Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial selama Nataru.

Meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa SPBU Siaga, SPPBE Siaga, Agen LPG PSO Siaga, Motoris, dan SPBU Kantong.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga menyiapkan posko kesehatan di empat SPBU yang berada di titik jalur trans Sumatera dan wisata.

Yaitu SPBU 13.262.511, Kabupaten Limapuluh, Sumbar, SPBU 14.284.653 Kabupaten Kampar, Riau, SPBU 14.211.214, Parapat dan SPBU 14.221.248 Brastagi, Sumatera Utara.

"Diantara seluruh sarfas SPBU, Agen, dan outlet LPG akan ada yang kami siagakan beroperasi 24 jam selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Layanan-layanan tambahan juga akan kami siagakan di titik strategis, fokus kami adalah di jalur utama, dan titik wisata yang menjadi destinasi utama masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat menggunakan BBM dengan bijak dan menggunakan produk-produk berkualitas Pertamina.

Selain itu, bagi masyarakat yang berhak mengonsumsi BBM subsidi untuk segera melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat melalui website subsiditepat.mypertamina.id.

"Beli secukupnya dan sesuai keperluan, tidak menimbun apalagi menjual kembali terlebih untuk BBM Subsidi karena itu merupakan tindakan pidana," tuturnya.

Komentar