Komisi IV Minta Mitra Kerja Buatkan Jawaban Tertulis

Metro- 05-01-2023 17:06
Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Zulkenedi Said pimpin rapat kerja bersama mitra, Kamis (5/1). (Dok : Istimewa)
Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Zulkenedi Said pimpin rapat kerja bersama mitra, Kamis (5/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Sumbar yang jadi mitra kerja Komisi IV DPRD Sumbar rapat bersama, di Padang, Kamis (5/1).

Rapat bersama itu membahas sejauh mana kinerja OPD itu mampu menyerap anggaran APBD Sumbar tahun sebelumnya.

Selain itu, pihak Komisi IV juga melakukan evaluasi dari kinerja OPD tersebut, termasuk membahas program kerja untuk 2023.

Pada rapat yang dilaksanakan Kamis itu, OPD yang hadir yakni PSDA Sumbar, Bappeda Sumbar dan Dinas PU Cipta Karya.

"Pertemuan kali ini, kami dari Komisi IV lakukan evaluasi kinerja untuk dari masing-masing OPD yang jadi mitra komisi ini. Juga kami ingin mengetahui sejauh mana realisasi serapan anggaran dalam laksanakan program kerjanya di 2022 kemarin," ungkap Ketua komisi IV DPRD Sumbar Zulkenedi Said dalam rapat tersebut.

Untuk Dinas PSDA dan Dinas Tarkim, Zulkenedi melihat dua OPD ini realisasi serapan anggarannya tidak sesuai dengan harapan.

Kendati Komisi IV ini mendapatkan penjelasan dari OPD tersebut bahwa faktor cuaca yang menyebabkan tidak tercapainya serapan anggaran itu, namun Zulkenedi Said meminta OPD itu berikan penjelasan yang logis kepada Komisi, termasuk menerangkan apa saja program yang akan dibuat untuk 2023 mendatang.

Anggota Komisi IV lainnya, Muhammad Nurnas juga menegaskan agar OPD bisa memberikan jawaban secara tertulis, untuk pedoman dalam pengawasan anggaran mendatang.

"Jawaban tertulis itu kami minta sebagai pegangan bagi Komisi IV dalam melakukan pengawasan setiap program yang ada," tegas Nurnas.

Menyikapi apa yang diminta Komisi IV ini, kepala Dinas PSDA Sumbar, Fathol mengklaim, pelaksanaan pekerjaan di PSDA Sumbar sudah dilakukan dengan baik.

"Walau ada kendala hujan yang lebat sekali. Namun pekerjaan dapat dilanjutkan lagi setelah perpanjangan kontrak dengan rekanan," kata Fathol.

Sedangkan menanggapi percepatan program fisik, Fathol melanjutkan, dinasnya siap melakukan tender diawal tahun karena pihaknya sudah menyusun tenaga profesional guna menangani hal itu.

"Adapun pembangunan kanal Gumarang, kami sudah melakukan tahap tender. Dengan harapan di akhir tahun 2023 tidak ada lagi kendala cuaca ekstrim. Sementara mengatasi luapan air terjun Batang Anai, kami akan mengalihkan ke jalan dengan menambah plaza agar tidak macet," pungkas Fathol.

Komentar