Unand dan Unsri Kupas Soal Pariwisata di Era New Normal

Edukasi-274 hit 19-07-2020 12:08
webinar yang akan diadakan Jurusan HI Fisip Unand bersama Jurusan HI Fisip Unsri, Senin (20/7).(Dok : Istimewa)
webinar yang akan diadakan Jurusan HI Fisip Unand bersama Jurusan HI Fisip Unsri, Senin (20/7).(Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand bersama Jurusan Hubungan Internasional Fisip Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang menyelenggarakan seminar secara online (webinar), Senin (20/7) ini.

Kerja sama webinar ini sebagai langkah awal MoA dua kampus negeri ternama di masing-masing provinsi itu.

Ketua Jurusan Hubungan Internasional Fisip Unand, Haiyyu Darman Moenir S.IP, MSi menyebutkan webinar yang diadakan itu mengambil tema "Peluang dan Tantangan Pariwisata di Tatanan Internasional dalam Penerapan New Normal".

Baca Juga

"Dalam webinar nanti bebagai permasalahan dan juga solusi menyangkut sektor pariwisata di Indonesia, khususnya di Sumbar maupun di Palembang, Sumatera Selatan," kata Haiyyu kepada Arunala.com di Padang, Sabtu (18/7).

Dia menerangkan dalam webinar itu, Dekan Fisip Unsri Prof Dr Kgs Muhammad Sobri MSi yang akan menjadi opening speach. Sementara yang akan jadi pembicara adalah Dosen HI Fisip Unsri Ferdiansyah Rivai S.IP, MA, dan dirinya.

Sedikit diulas Haiyyu tentang latar belakang webinar itu diadakan karena dengan kondisi pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak negatif dalam segala sektor kehidupan baik dalam konteks lokal maupun konteks internasional.

"Salah satu sektor yang paling terdampak dari kondisi ini adalah sektor pariwisata di Indonesia," jelasnya.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, menurutnya, Indonesia mampu mendatangkan sekitar 10 juta wisatawan asing dari berbagai negara untuk melakukan kunjungan wisata yang berimplikasi pada penambahan devisa sebesar Rp280 triliun tiap tahunnya.

Akibat dari pandemi Covid-19, terjadi penurunan angka kedatangan para wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia akibat dari meingkatnya angka penderita Covid-19.

Penurunan angka ini kemudian berdampak pada sektor ekonomi di tingkat negara maupun masyarakat.

"Kondisi ini kemudian dicoba untuk terus diperbaiki dalam fase penerapan New Normal dengan memberikan kemudahan akses untuk masuk dan berkunjung kembali ke Indonesia," tutur Haiyyu.

Di sisi lain dirinya juga mengajak para mahasiswa HI Fisip Unand dan juga para mahasiswa Jurusan lainnya yang menaruh minat terhadap sektor pariwisata untuk bisa ikut serta dalam webinar yang diadakan Jurusan Hubungan Internasional Fisip Unand dan Fisip Unsri ini.

"Sebab, akan banyak nanti strategi-strategi baru mengenai bagaimana bisa menggerakkan sektor pariwisata itu nantinya, dan kembali membuka peluang masuknya wisatawan mancanegara untuk beri wisata di daerah kita," pungkas Haiyyu Darman Moenir.

Komentar