Kabaharkam Polri Latih Warga Buat Pupuk Organik

Teknologi-150 hit 21-07-2020 17:51
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat meninjau pelatihan pembuatan pupuk organik oleh Komunitas Bilal Mayit Kota Medan, Selasa (21/7). (Dok : Istimewa)
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat meninjau pelatihan pembuatan pupuk organik oleh Komunitas Bilal Mayit Kota Medan, Selasa (21/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Demi mensukseskan program ketahanan pangan nasional, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto mendorong komunitas Bilal Mayit Kota Medan menjadi petani perkotaan.

Seiring dengan program itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga menyerahkan bantuan bibit dan pelatihan pembuatan pupuk organik yakni Eko Enzim dan arang breaket kepada anggota komunitas itu di jalan Wakaf, Kelurahan Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa (21/7).

"Kami berkeinginan mendorong warga menjadi petani perkotaan dengan memanfaatkan lahan kecil. Hasil sayuran yang ditanam, bisa dinikmati warga untuk rumah tangga dan menghasilkan bagi mereka," kata Agus Andrianto dalam siaran pers yang diterima Arunala.com , Selasa (21/7).

Baca Juga

Ia berencana menjadikan Kota Medan sebagai pilot project ketahanan pangan nasional. Nantinya program ini akan dikoordinir oleh Irwansyah Putra Nasution biasa disapa Ibey Nasution, sebagai perpanjangan tangan.

Dari laporan yang diterima, saat ini proses edukasi penanaman bibit sayur mayur, akan dilaksanakan di 4 kecamatan yakni Medan Sunggal, Medan Kota, Medan Amplas dan Medan Marelan.

"Kalau ada kebutuhan, silahkan koordinasikan dengan Pak Ibey. Nanti kita akan support," jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Kabaharkam Polri diwakili Dir Binmas Polda Sumut Kombes Pol Hondawan Naibaho dan petani sayur yang juga bhabinkamtibmas Bripka Wahyu.

Dalam sambutannya, Dir Binmas Polda Sumut, Kombes Hondawan Naibaho meminta masyarakat mensukseskan ketahanan pangan dengan menanam sayur mayur di pekarangan rumah serta memanfaatkan lahan tidak produktif.

"Bibit akan kita berikan seperti cabai, bawang, sawi dan kangkung, silahkan nanti hasilnya dinikmati. Semoga bisa menambah pendapatan warga," kata Hondawan.

Tidak hanya itu, beber Hondawan, melalui sistem yang telah dibangun pak Kabaharkam Polri, melalui bhabinkamtibmas, hasil panen dari warga akan dicarikan pasarnya, sehingga warga mempunyai hasil tersendiri.

"Kita ada gudang sayur kamtibmas di Marelan. Itu support oleh pak Kabaharkam," ucap Hondawan.

Sementara itu, Ketua Bilal Mayit Kota Medan, Pusman mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan Kabaharkam Polri, dari bantuan modal hingga bibit sayur mayur.

Modal tersebut juga untuk mendorong keberlangsungan bank sampah yang saat ini dikelola.

"Saya sangat berterima kasih. Semoga ketahanan pangan berjalan, bank sampah juga berjalan," ujarnya.

Pelatihan pembuatan pupuk organik ini melibatkan Yayasan Budaya Hijau Indonesia dengan peserta anggota bilal mayit dan masyarakat umum.(rel)

Komentar