Bapaslon FAGE Masukan Permohonan Gugatan

Metro-293 hit 28-07-2020 13:46
Kuasa hukum Bapaslon FAGE, Virza Benzani masukan gugatannya ke Bawaslu Sumbar, Senin sore (27/7). (Foto : Dyz)
Kuasa hukum Bapaslon FAGE, Virza Benzani masukan gugatannya ke Bawaslu Sumbar, Senin sore (27/7). (Foto : Dyz)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Kuasa hukum Bapaslon perseorangan Fakhrizal-Genius Umar (FAGE), Virza Benzani, memasukan gugatan bapaslon nya ke Bawaslu Sumbar terkait penetapan hasil verifikasi faktual (verfak) yang dikeluarkan KPU Sumbar.

Kuasa hukum yang didampingi dua anggotanya memasukkan permohonan gugatan ke Bawaslu Sumbar, Senin (27/7) sekira pukul 15.30. Ini bersamaan saat bapaslon FAGE menggelar jumpa pers soal permasalah yang sama.

"Saya atas nama klien memasukan surat permohonan gugatan ke Bawaslu Sumbar," kata Virza Benzani ketika dihubungi media ini, Selasa (28/7).

Baca Juga

Dia menyebutkan saat menyerahkan permohonan gugatan itu diterima dua staf anggota Bawaslu Sumbar.

Menurut Virza, pengajuan gugatan dilakukan klien dimana hak klien dirugikan KPU.

Dia menerangkan, dari hasil sidang verifikasi faktual, berkas dukungan banyak di tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU, saat verfikasi faktual ada pendukung klien (pasangan Fakhrizal-Genius Umar) sedang bekerja dan tidak ada di rumah.

Mengetahu itu, lanjut dia, tim pendataan ini langsung menyimpulkan dukungan tidak diketahui (TD), karena alasan tidak ditemui pendukung di kediamannya tim verifikasi bentukan KPU langsung menyimpulkan tidak memenuhi syarat (TMS). Saat itu hanya mendatangi pendukung satu kali kunjungan saja.

"Ini jelas merugikan pasangan FAGE maju melalui jalur perseorangan Pilkada 2020," tegas Virza Benzani.

Sementara, bapaslon FAGE menyatakan menolak hasil rapat pleno verifikasi faktual bapaslon perseorangan yang dilakukan KPU Sumbar beberapa hari lalu.

"KPU tidak mampu menanggapi enam poin keberatan yang diberikan waktu rapat pleno hasil verifikasi faktual,"kata dia.

Hasil rapat pleno tersebut jelas merugikan bapaslon maju melalui jalur persoerangan. "Banyak berkas dukungan kami yang di TMS-kan oleh KPU,"tegas Fakhrizal.

Bapaslon telah menyiapkan laporan pelanggaran dan sengekata ke Bawaslu, KPU-RI, serta DKPP.

"Permohonan telah disiapkan, nantinya melalui kuasa hukum yang menyerahkan," tukas Fakhrizal.

Terkait kekurangan berkas dukungan yang harus diserahkan terakhir Senin (27/7). Fakhrizal menyatakan kekurangan berkas dukungan tidak mereka serahkan ke KPU Sumbar.

"Kami sudah mengumpulkan ratusan ribu kekurangan berkas dukungan, namun tidak diserahkan pada KPU Sumbar. Bila diserahkan hal yang sama akan kembali terjadi," pungkas Fakhrizal.

Komentar