Tujuh Kios Warga Terbakar di Lubuk Alung

Metro-394 hit 12-08-2020 15:40
Suasana tujuh kios warga di Simpang Jambak, Nagari Balah Aia, Lubuk Alung  yang sedang terbakar, Rabu (12/8). (Foto : Dyz)
Suasana tujuh kios warga di Simpang Jambak, Nagari Balah Aia, Lubuk Alung yang sedang terbakar, Rabu (12/8). (Foto : Dyz)

Penulis: Darizon Y

Padang Pariaman, Arunala - Sebanyak tujuh unit kios milik warga terbakar, Rabu (12/8) pagi sekitar pukul 08.30 di depan STIKES Nan Tongga, Simpang Jambak, Nagari Balah Aia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios itu dibenarkan Kapolres Kota Pariaman, melalui Kasubagg Humas AKP Emel kepada media ini, beberapa saat setelah kejadian.

"Benar telah terjadi kebakaran tujuh petak ruko di kawasan tersebut. Pihak kami dan Damkar serta masyarakat setempat telah memadamkan api yang membakar kios-kios tersebut," ungkap Emel.

Baca Juga

Dia menjelaskan, begitu dapat laporan adanya kebakaran, pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Lebih lanjut Emel menuturkan, peristiwa tersebut sempat membuat macet arus lalu lintas hingga api berhasil dipadamkan.

"Untuk kronologi kejadian, dugaan sementara berawal dari pemilik kios jok sepeda motor yang melihat bagian kios miliknya terbakar. Lalu dia bergegas untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Mengingat beberapa kios yang ada di TKP merupakan kios kayu, makan api mudah menjalar," jelas Emel lagi.

Dikatakannya juga, pemilik kios jok langsung mengabarkan kepada kios sebelah. Namun upaya mereka (pemilik kios) untuk memadamkan api terkendala karena sumber air yang jauh dan bangunan kios dari kayu membuat langkah pencegahan penyebaran api terkendala.

"Api menjalar ke kios lainnya dengan cepat. Kemudian salah satu pemilik kios langsung menelepon pihak pemadam kebakaran. Beberapa menit setelah itu dua unit mobil damkar sampai di TKP dan langsung memadamkan api," jelas AKP Emel.

Diketahui juga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 dan kemudian dilakukan proses pendinginan.

"Nah kalau untuk sumber api, dugaan kami disebabkan karena pembakaran sampah di sekitar kios. Sementara untuk kerugian pemilik kios diperkirakan senilai Rp400 juta," kata AKP Emel.

Komentar