PKB Balik Arah, Dukung FaGe di Pilgub Sumbar

Metro-394 hit 03-09-2020 22:46
Bapaslon Fakhrizal-Genius Umar didampingi Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso saat menerima rekomendasi dukungan DPP PKB dari Ketua DPP PKB Bidang Eksekutif Legislatif, Abdul Kadir Iskandar, di Jakarta, Kamis malam (3/9). (Dok : Istimewa)
Bapaslon Fakhrizal-Genius Umar didampingi Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso saat menerima rekomendasi dukungan DPP PKB dari Ketua DPP PKB Bidang Eksekutif Legislatif, Abdul Kadir Iskandar, di Jakarta, Kamis malam (3/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Manuver politik yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumbar jelang hari pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur ke KPU Sumbar membuat konstelasi politik Sumbar geger.

Pasalnya, berselang satu hari saja yakni Rabu (2/9) kemarin, PKB berikan rekomendasi dukungan kepada bakal calon gubernur Mulyadi, tapi pada Kamis (3/9) malam, dukungan PKB ini beralih kepada bapaslon Fakhrizal-Genius Umar (FaGe) yang sebelumnya tipis harapan untuk bisa ikut pilgub Sumbar 2020 ini.

Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bangso Nan Putiah saat dihubungi Arunala.com , Kamis malam (3/9) menyebutkan rekomendasi dukungan itu kewenangan DPP PKB.

Baca Juga

"Penyerahan rekomendasi dukungan PKB kepada bapaslon Fakhrizal-Genius Umar itu dilakukan tadi (Jumat malam, red) sekitar pukul 21.00 WIB di kantor DPP PKB Jakarta. Dan rekomendasi itu langsung diserahkan Ketua DPP PKB Bidang Eksekutif Legislatif, Abdul Kadir Iskandar kepada bapaslon FaGe," kata Febby.

Saat ditanya kenapa dukungan PKB bisa berubah yang semula kepada Mulyadi-Ali Mukhni, kemudian putar arah mendukung FaGe? Febby mengaku karena dirinya di telepon banyak orang di Sumbar kenapa tidak berikan dukungan ke FaGe.

"Banyak tokoh masyarakat yang hubungi saya, ada dari Pesisir Selatan, Agam,Tanahdatar dan beberapa daerah lainnya di Sumbar, bahkan tadi siang pun ada yang masih menelepon saya mempertanyakan hal yang sama menyangkut rekomendasi itu," aku Febby.

Artinya, lanjut Febby, melihat perkembangan yang terjadi, PKB tentunya harus juga melihat hal itu.

"Kami tentu harus memperhatikan juga aspirasi masyarakat Sumbar yang tetap menginginkan FaGe bisa ikut mencalon di Pilgub Sumbar ini," ulas Febby.

Disinggung soal dukungan PKB yang sempat diberikan kepada bapaslo Mulyadi-Ali Mukhni, Febby menjelaskan Sumbar dikenal dengan pilkada badunsanak.

"Yang jelas dengan tidak jadinya PKB mendukung bapaslo Mulyadi-Ali Mukhni, tidak membuat mereka gagal bertanding. Justru sebaliknnya, mereka tetap saja ikut bertanding," kata Febby Dt Bangso.

Komentar