Berusaha Kabur, Dodi Dilumpuhkan Tim Elang dengan Timah Panas

Metro-130 hit 23-09-2020 18:47
Pelaku curanmor Dodi Eka Putra alias Codoik setelah jalani perawatan di RS Bhayangkara Padang. Pelaku ditangkap setelah ditindak tegas Tim Elang Satreskrim Poresta Padang, Selasa malam (22/9). (Dok : Istimewa)
Pelaku curanmor Dodi Eka Putra alias Codoik setelah jalani perawatan di RS Bhayangkara Padang. Pelaku ditangkap setelah ditindak tegas Tim Elang Satreskrim Poresta Padang, Selasa malam (22/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Berusaha kabur dari sergapan Tim Elang Satreskrim Polresta Padang, Dodi Eka Putra alias Codoik (34) terpaksa dilumpuhkan dengan "timah panas", Selasa (22/9) sekitar pukul 20.00 WIB di Simpang Air Mati, Aur Duri, Kecamatan Padang Timur.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengungkapkan, Codoik merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Samping Gedung SPR Pasar Raya, Padang yang terjadi Kamis (1/8) lalu.

"Awalnya pelaku berniat pergi buang air kecil di samping gedung SPR, tiba-tiba Ia melihat satu unit sepeda motor Yamaha NMAX yang terparkir di kawasan tersebut," ujar Kompol Rico Fernanda, di Padang, Rabu (23/9).

Baca Juga

Setelah mendekati motor itu, lanjut Rico, ternyata pelaku melihat kunci kontaknya masih berada di sepeda motor tersebut, sehingga muncul niat pelaku untuk membawa kabur motor tersebut.

"Setelah melihat keadaan sekitar lagi sepi, pelaku langsung membawa kabur motor itu, dan diketahui dipergunakan pelaku untuk transportasi sehari-harinya," terang Rico lagi.

Dirinya menambahkan, melalui penyelidikan selama satu bulan, akhirnya keberadaan pelaku diketahui berkat informasi masyarakat yang menyebutkan pelaku tengah berada di kawasan Air Mati, Aur Duri.

"Tim Elang yang melakukan pengecekan kebenaran informasi masyarakat tersebut, akhirnya menemukan pelaku. Namun saat ingin ditangkap, pelaku berusaha melarikan diri sehingga terpaksa dilakukan tindakan terukur dengan melepaskan tembakan ke kaki kirinya," sebut Rico Fernanda.

Setelah berhasil ditangkap, selanjutnya pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk perawatan atas luka tembak yang dialami pelaku.

"Setelah itu pelaku kami bawa ke Polresta Padang untuk diinterogasi. Dari hasil itu, pelaku mengakui dirinya yang lakukan curanmor seperti yang disangkakan kepadanya. Sehingga pelaku langsung kami selkan di tahanan Polresta Padang," ungkap Rico.

Sedangkan barang bukti sepeda motor curiannya yang dijadikan transportasi sehari-hari pelaku, kini berada di Polresta Padang.

Komentar