Pelanggar Perda AKB Dapat Disanksi

Metro-309 hit 01-10-2020 14:31
Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas. (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Disetujuinya keberadaan Peraturan daerah (Perda) Sumbar tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menjadikan Perda ini sudah memiliki kekuatan hukum.

"Jadi setelah ada kekuatan hukum, maka bagi pelanggar Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Sumbar sudah bisa dikenakan sanksi," ungkap Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas kepada media di Padang, Kamis (1/10).

Dalam Perda itu, terang Nurnas, warga yang tidak pakai masker dan ada dikerumunan banyak orang sudah bisa disanksi baik administrasi, denda atau penjara.

Baca Juga

"Karena sifatnya siapa saja, maka sanksinya pun tidak mengenal kata tebang pilih. Sebab kehadiran Perda ini untuk memutus penyebaran Covid-19 di Sumbar," ujar politisi Partai Demokrat Sumbar itu.

Dia melanjutkan, tidak ada alasan lain bagi siapa saja di Sumbar tidak mematuhinya.

"Maka dari itu mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk taat pada Perda AKB ini," ajak Nurnas.

Dirinya juga menyebutkan perberlakukan Perda Nomor 6/2020 itu bertepatan di saat Pemprov Sumbar merayakan hari jadinya ke-75 tahun yang diperingati tiap tanggal 1 Oktober itu.

Menindaklanjuti penerapan Perda AKB itu, Nurnas meminta gubernur menyiapkan tim sosialisais dan edukasi untuk memasifkan Perda ini, kalau tidak, Perda ini akan menjadi sebentuk kertas saja.

Dapat dimaklumi, kehadiran Perda AKB di Sumbar berkorelasi dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 di Sumbar.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas Covid-19 Sumbar saat ini menunjukan sudah mendekati 6.500 orang terpapar Covid-19.

Komentar