Spesimen Surat Suara Pilgub Sumbar Dibahas

Metro-230 hit 16-10-2020 17:03
Anggota KPU Sumbar Izwaryani saat mencek specimen surat suara paslon gubernur dan wakil gubernur di kantor KPU Sumbar, Jumat (16/10). ( Foto : Arzil)
Anggota KPU Sumbar Izwaryani saat mencek specimen surat suara paslon gubernur dan wakil gubernur di kantor KPU Sumbar, Jumat (16/10). ( Foto : Arzil)

Penulis: Arzil | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Petugas penghubung (Laision Officer/LO) dari empat pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar mendatangi kantor KPU Sumbar, Jumat siang (16/10).

Kehadiran mereka untuk mencocokan penulisannama, foto masing-masing paslon pada spesimen surat suara untuk Pilgub Sumbar nanti.

Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Aan Wuryanto menyebutkan pencocokan penulisan nama dan foto paslon penting dilakukan pada spesimen surat suara nantinya.

Baca Juga

"Hal itu untuk menghindari tidak terjadi kesalahan dalam mencetak surat suara yang digunakan saat pencoblosan nanti," kata Aan kepada Arunala.com di kantor KPU Sumbar, Jumat (16/10).

Menurut dia, sebelumnya KPU Sumbar mengkomunikasikan kepada masing-masing paslon soal pencocokan nama dan foto mereka pada spesimen surat suara itu pada Jumat siang.

"Namun yang hadir ke KPU nyatanya petugas penghubung dari masing-masing paslon. Menghindari agar nanti tidak ada komplain dari para paslon, makanya kami meminta LO yang hadir untuk melihat dan mengkoreksi spesimen surat surat itu harus punya mandat secara tertulis dari paslon," ujar Aan lagi.

Dia menyebutkan dari pemeriksaan KPU bersama LO masing-masing paslon itu, dua paslon diantaranya yakni Paslon Mulyadi-Ali Mukhni dan Paslon Fakhrizal-Genius Umar ajukan perbaikan untuk penulisan nama dan foto di spesimen surat suara tersebut.

"Sedangkan dua paslon lagi yakni Nasrul Abit-Indra Catri dan Mahyeldi Audy Joinaldy menyatakan setuju atas nama dan foto paslon yang ada di spesimen di surat suara itu," lanjut Aan Wuryanto.

Bagi dua paslon gubernur dan wakil gubernur yang minta perbaikan pada spesimen surat suara, Aan meminta Senin (19/10) paling lambat jam 12.00 sudah harus serahkan hasil perbaikan itu ke KPU Sumbar.

"Sebab setelah koreksian dilakukan pada spesimen surat suara, maka tahap selanjutnya akan dilakukan proses pencetakan," kata Aan Wuryanto.

Komentar