Budi Syukur: Hasil Survei Pilgub Sumbar Poltracking tak Masuk Akal

Metro-91 hit 05-11-2020 00:20
Ketua Tim Relawan NA-IC, Sengaja Budi Syukur
Ketua Tim Relawan NA-IC, Sengaja Budi Syukur

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Ketua Tim Relawan Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), Sengaja Budi Syukur optimis meraih kemenangan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020. Keyakinan Budi Syukur itu muncul melihat pergerakan relawan NA-IC. Bahkan, relawan NA-IC bergerak tanpa dibayar.

"Relawan kami terus bergerak tanpa dibayar. Malah yang masuk tim karena iming-iming uang justru keluar sendiri," ungkapnya kepada wartawan di Padang, Rabu (4/11).

Dikatakan Budi Syukur, total 138 tim yang tergabung ke dalam Relawan NA-IC sampai saat ini dengan anggota sekitar 4.900 orang tersebar di seluruh pelosok Sumatera Barat.

Baca Juga

"Mereka inilah yang bergerak di lapangan siang malam untuk mensosialisasikan Pak NA dan Pak IC," tegas pria yang setiap hari fokus mengelola dan memotivasi para relawan ini.

Soal hasil survei Poltracking Indonesia, Sengaja Budi Syukur malah menanggapinya santai. "Kita kan punya logika berfikir. Masa selisihnya sampai 28 persen gitu, kan gak masuk akal," ungkapnya.

Bagi Relawan NA-IC, justru menjadi pemicu semangat untuk terus berjuang meraih kemenangan. "Kami kan juga punya data sejauh mana pergerakan relawan memenangkan NA-IC, dan trennya terus naik," katanya.

Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia itu sendiri, kata Budi Syukur, dari segi elektoral, Nasrul Abit (NA) merupakan calon Gubernur Sumbar yang paling dikenal masyarakat.

"Tentunya ini menambah kepercayaan kami dalam menghadapi kontestasi. Paling mudah mensosialisasikan Pak NA ke tengah-tengah masyarakat," katanya.

Komentar