Menilai Penyaluran BLT Covid Tidak Merata: Belasan Nelayan Adukan Nasib ke DPRD Kota Padang

Metro- 15-06-2020 22:32
Belasan nelayan dari Kecamatan Koto Tangah, Padang saat sampaikan aspirasi mereka di depan Kantor DPRD Kota Padang, Senin (15/6). (Foto : Can)
Belasan nelayan dari Kecamatan Koto Tangah, Padang saat sampaikan aspirasi mereka di depan Kantor DPRD Kota Padang, Senin (15/6). (Foto : Can)

Padang, Arunala - Belasan orang nelayan dari Kecamatan Koto Tangah "menyeruduk" ke rumah dinas Wali Kota Padang dan DPRD Kota Padang, Senin siang (15/6).

Aksi yang mereka lakukan dipicu karena pembagian dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga yang berdampak akibat Covid-19 di tempat mereka dirasa tidak adil dan tidak merata diberikan Pemko Padang.

Koordinator aksi M Rafid mengatakan aksi yang dilakukan mereka bukanlah aksi demo melainkan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pembagian BLT yang dinilai tidak adil dan merata.

"Kami datang secara baik-baik guna menyampaikan aspirasi. Sebab sejak pemberitahuan adanya BLT bagi warga terdampak Covid-19, nyatanya kami tidak pernah menerima BLT itu. Memang pengurusan untuk BLT melalui RT setempat dan telah kami urus, namun sampai sekarang nama kami malah tidak terdaftar. Justru nama orang yang telah meninggal keluar dan mendapatkan bantuan," klaim M Rafid kepada wartawan saat mendatangi kantor DPRD Kota Padang, Senin siang (15/6).

Diakuinya, sejak pemberitahuan adanya bantuan untuk warga yang berdampak Covid-19, pihaknya tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah sama sekali, dan diakuinya kalau pengurusan ini melalui RT.

"Kami telah mengurus namun sampai sekarang nama Kami tidak terdaftar, justru nama orang yang telah meninggal keluar dan mendapatkan bantuan," ujar M Rafid saat

Tidak cuma BLT yang tidak dapat, aku M Rafid, bantuan sembako pun tidak juga mereka terima. "Padahal kami termasuk keluarga yang terdampak pandemi Covid di Kota Padang," sebut nelayan ini.

M Rafid menambahkan, sebelum ke kantor DPRD Kota Padang, dia bersama belasan keluarga nelayan ini lebih dulu mendatangi rumah dinas Wali Kota Padang di Jalan A Yani Padang, sambil membawa bermacam spanduk bertuliskan berbagai tuntutan agar tidak ada pembedaan dalam pemberian BLT dan menuntut janji wali kota membagikan bantuan sesuai Perwako.

Selesai di Jalan A Yani, rombongan ini bergerak ke kantor DPRD Kota Padang guna menyampaikan aspirasi yang sama langsung ke anggota dewannext

Komentar