Padang, Arunala - Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra menyampaikan pihaknya sudah melaksanakan beberapa tahapan Pilgub Sumbar 2020.
Dia menerangkan, Kota Padang tahun 2020 ini tidak ikut pilkada, jadi yang dilakukan adalah tahapan Pilgub Sumbar.
"Untuk tahapan Pilgub itu, saat ini sedang berjalan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih, yang akan berakhir 13 Agustus 2020 nanti," kata Riki Eka Putra kepada media ini di sela sosialisasi Pilgub Sumbar 2020 bertema "Lindungi Hak Pilihmu"," di kafe Kupi Batigo, Padang, Rabu (29/7).
Mengenai tahapan Coklit yang sedang berjalan ini, Riki mengatakan tahapan itu merupakan satu-satunya tahapan sebelum tahapan pemungutan suara dilakukan.
"Pada tahapan Coklit ini kaya dengan interaksi KPU dengan masyarakat, karena KPU harus mengunjungi masyarakat secara door to door, sementara saat ini masih masa pandemi Covid-19," sebut Riki.
Untuk itu, dia meminta masyarakat agar bersikap kooperatif di saat KPU lakukan pendataan pemilih di 104 kelurahan di Kota Padang sehingga hasilnya berjalan baik.
"Perlu diketahui dengan maunya masyarakat menerima kedatangan petugas pendataan ke rumahnya. Merupakan kunci penting bagi KPU dalam Pilgub ini," ulas Riki lagi.
Kemudian sambung dia, dalam mendata pemilih petugas melakukannya dengan teliti, salah satunya petugas nanti akan mencocokkan data pemilih seperti NIK yang ada di kartu keluarga (KK) warga yang didata.
Dirinya juga menyampaikan, ada 3 poin penting saat Coklit dilakukan. Pertama, perbaiki data pemilih, kalau ada elemen data pemilih mereka yang keliru maka akan diperbaiki.
"Selanjutnya mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat, dan poin ketiga yakni mendaftarkan pemilih baru," kata Riki Eka Putra


Komentar