Padang, Arunala - Tersulut emosi karena dirinya dimaki-maki dan diajak duel, seorang security di salah satu komplek perumahan kawasan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Asmardi (40) menghabisi nyawa dua orang lawannya menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.
Kejadian berdarah ini terjadi di depan pos Satpam komplek perumahan tersebut, Selasa dini hari (8/9) sekitar pukul 02.00 WIB.
Dua korban yang tewas ditangan pelaku masing-masing berinisial AJP (38), dan IN (55) yang berstatus paman dan keponakan. Dan merupakan warga Rimbo Data, RT 003 RW 001, Kelurahan, Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang.
Kapolsek Lubuk Kilangan (Luki), AKP Edriyan Wiguna mengatakan, kejadian berawal ketika ibu dari korban AJP, yakni DR dapat informasi anaknya terlibat perkelahian di depan Pos Satpam komplek perumahan mewah itu.
Ibu korban kemudian pergi ke lokasi dan menemukan anak beserta adiknya IN dalam keadaan tergeletak bersimbah darah.
'Melihat kejadian tersebut DR memberitahukan kepada anggota keluarga lainnya yang selanjutnya salah seorang keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Kilangan," ujar AKP Edriyan Wiguna.
Polisi dari Polsek Lubuk Kilangan beserta petugas dari SPKT Polresta Padang, sebut Edriyan, datang ke lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara.
"Pada saat di TKP kondisi Pos Satpam dalam keadaan kosong, personel Polsek Luki berusaha mencari saksi dan akhirnya ditemukan saksi berinisial DD yang juga merupakan security perumahan tempat pelaku bekerja, yang sedang berada di dalam komplek.
"Setelah diminta keterangan terhadap saksi, diketahui pelaku penganiayaan merupakan salah seorang security komplek perumahan itu bernama Asmardi yang merupakan security di komplek itu," terang Edriyan lagi.
Dirinya menambahkan dari kejadian itu, kedua korban dinyatakan tewas di tempat setelah mendapatkan beberapa luka tusukan di bagian dada dan punggung.
"Korban selanjutnya kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi," jelas Edriyannext


Komentar