Boy Lestari : Harapkan Pilkada Berjalan Aman: Masyarakat Sumbar Jangan jadi Golput di Pilkada Serentak 2020

Metro- 06-10-2020 22:21
Boy Lestari Dt Palindih
Boy Lestari Dt Palindih

.

"Dipapah ditarik kiri kanan sehingga ada keseimbangan. Yang sebelah kanan tidak kena, dan sebelah kiri dan sebelah ujung pun demikan. Ini sesuai filosofi urang (orang) minang yakni raso jo pareso, ereang jo gendeang," tukas Boy Lestari.

Dia melanjutkan, siapa pun yang akan menang dalam Pilgub Sumbar besok dengan kehendak Allah, maka paslon ini itu harus aspiratif dan mendengarkan aspirasi dan masyatakat Sumbar.

Misalnya mau menerima aspirasi dari kalangan alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, pemuda, dan lapisan masyarakat Sumbar lainnya.

"Jadi jangan merasa diri sendiri yang pandai dan cerdik, " katanya.

Menyinggung adanya keingginan sebagian masyarakat agar pilkada 9 Desember ini diundur ke tahun 2021, Boy Lestari menganggap hal itu perlu kajian lebih mendalam.

Menurut saya kalau pilkada tahun 2020 itu banyak mendapatkan mudaratnya, dan banyak memakan korban, maka itu boleh diundur. Soalnya pilkada itu kepentingan jabatan dan itu akan berlaku sesaat (lima tahun, red).

"Tapi itu kita lihat situasi dan kondisi bagaimana perkembangan pandemi Covid-19 ini. Kalau masyarakat betul-betul mentaati protokol kesehatan, In Sya Allah bisa dilaksanakan pada 9 Desember itu," ujarnya.

Bahkan dirinya merasa optimistis pilkada berjalan sesuai jadwal, hal itu dikarenakan Sumbar sudah memiliki Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang menitikberatkan penerapan protokol kesehatan.

Hal ini dapat dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, diantaranya memakai masker, cuci tangan serta melakukan phisical distancing," kata Boy Lestari.

Komentar