Painan, Arunala -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) launching Aplikasi Pesisir Selatan Dalam Genggaman, Selasa (22/2).
Kegiatan melalui kerja sama Badan Pusat Statistik (BPS) Pessel itu digelar di gedung Painan Convention Centre (PCC) itu sebagai tindaklanjut dari pemkab setempat dalam mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI).
Harapan yang sama juga disampaikan Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, ketika dihubungi setelah launching Aplikasi Pesisir Selatan Dalam Genggaman tersebut, Selasa kemarin (22/2).
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, menyebutkan selama ini pemkabnya dengan BPS belum memiliki prinsip dan metodologi yang sama dalam mengelola data. Akibatnya terjadi interpretasi dan penafsiran berbeda terhadap hasil sebuah pendataan.
"Ini bisa dicontohkan dengan jumlah penduduk Pessel pada data Dinas Dukcapil tahun 2021 sebanyak 514.444 jiwa,namun pada data BPS di tahun yang sama sebanyak 504.418 jiwa. Data tentang jumlah penduduk ini sengaja saya sandingkan dari dua sumber data yang berbeda dan sama-sama instansi yang berkompeten untuk dijadikan sebagai pedoman," kata Rusma Yul Anwar.
Dijelaskannya, data adalah komoditas yang sangat strategis. Sehingga siapapun yang menguasai data, maka akan menjadi pihak yang memiliki keunggulan kompetitif.
"Di sisi pelayanan pemerintah, data akan menjadi komoditas utama bagi pemberi layanan. Data yang akurat dan terintegrasi mendorong kemudahan dalam melayani meningkatkan nilai sosial dan ekonomi, mendorong adanya pemerintahan yang partisipatif dan meningkatkan efisiensi biaya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan bahwa dengan memiliki data yang berkualitas, maka daerah akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas pula.
Sedangkan Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariyansyah dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasih dan juga apresiasi kepada BPS Pessel dan jajarannya atas kerjasama itu.
"Dengan launchingnya Aplikasi Pesisir Selatan Dalam Genggaman, maka keterbukaan informasi publik yang terintegrasi dengan SDI bakal terwujud, sebab aplikasi ini dapat diakses seluruh masyarakat melalui Android," kata Rudinext


Komentar