Ketua DPRD Sumbar Beri Penyuluhan Program Pemberdayaan Sosial: Supardi: APBD Sumbar di 2022 Turun dari 2021

Ekonomi- 01-06-2022 15:36
Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat penyuluhan keliling program pemberdayaan social bersama Dinsos Sumbar di Kota Payakumbuh. (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat penyuluhan keliling program pemberdayaan social bersama Dinsos Sumbar di Kota Payakumbuh. (Dok : Istimewa)

.

Disisi lain dia mengatakan, jika langkah strategis dalam keterbatasan keuangan daerah tidak diambil, akan berdampak buruk terhadap kondisi sosial, salah satunya meningkatkannya angka kriminalitas. Dua tahun terakhir, Indonesia mengalami resesi ekonomi yang berimbas pada dicabutnya sejumlah subsidi, diantaranya bahan pokok.

Kondisi itu jelas mempengaruhi dunia usaha, banyak generasi muda yang merantau kehilangan pekerjaan dan memilih pulang ke daerah asal, kepulangan mereka memiliki plus dan minus. "Minusnya dengan status menganggur bisa saja terjadi tindak kriminal. Data Polda Sumbar pasca pandemi tingkat kriminal terus meningkat hingga tiga persen," katanya.

Pada acara Penyuluhan Keliling di Kota Payakumbuh, Program Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Sumbar, dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kota Payakumbuh Erawan Kadis Dinas Sosial Sumbar Arry Yuswandi.

Sementara itu Kadis Dinas Sosial Sumbar Arry Yuswandi mengatakan pemberdayaan sosialperorangan, keluarga dan kelembagaan Masyarakatbertujuan untuk mewujudkan penguatan kapasitas potensi dan sumber kesejahteraan, unsur ini meliputi pekerjasosial masyarakat,pekerja sosial dan tenaga kesejahteraan.

"Mereka memiliki tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria masyarakat yang harus dibantu," tutupnya.

Komentar