PMK Mewabah, Pemko Pariaman Buat Satgas Penangganan

Metro- 25-08-2022 15:51
Sekko Yota Balad pimpin rakor Satgas penangganan PMK untuk Kota Pariaman, Kamis (25/8). (Dok : Istimewa)
Sekko Yota Balad pimpin rakor Satgas penangganan PMK untuk Kota Pariaman, Kamis (25/8). (Dok : Istimewa)

Pariaman, Arunala -- Sekretaris kota (Sekko) Pariaman, Yota Balad pimpin rapat koordinasi satuantugas (Satgas) penanganan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) dan percepatan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Kota Pariaman, di ruang rapat wakil wali kota, Kamis (25/8).

Rapat yang digagas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman ini menyikapi wabah PMK yang mulai terjadi di beberapa daerah

Yota Balad menyebutkan, wabah PMK merupakan pandemi setelah Covid-19 dan menjadi tanggungjawab bersama untuk menangganinya, khususnya di Kota Pariaman.

"Mencegah penyebaran wabah PMK itu, makanya pemko membentuk Satgas terhadap PMK ini," kata Yota Balad.

Yota Balad mengaku, wabah PMK ini sangat merugikan pemerintah terutama para peternak hewan seperti sapi dan kerbau, serta sangat mengganggu peningkatan perekonomian Kota Pariaman.

Meskipun dinas terkait telah melakukan vaksinasi, akan tetapi Yota Balad mengajak dan mengimbau masyarakat peternak di kotanya untuk tetap waspada terhadap jual beli hewan ternak atau lintas ternak yang berasal dari daerah lain yang masuk ke Kota Pariaman.

"Kami berharap kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk dapat memberikan informasi kepada Satgas PMK Kota Pariaman terkait hal ini, sehingga nantinya perkembangan dari wabah PMK ini dapat kita atasi," pinta Yota Balad.

Dirinya menyampaikan, sebelum ini Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Kapolres AKBP Abdul Azis telah melihat situasi dan kondisi sejauh mana tata cara penanganan PMK ini.

"Dapat kita ketahui, masyarakat di Kota Pariaman itu banyak mengkonsumsi daging. Maka dari itu, pelaksanaan pemotongan hewan ternak di Kota Pariaman harus terus kita pantau dan monitoring rutin," tukas Yota Balad lagi.

Sekko ini berharapkan, dengan terbentuknya tim Satgas PMK Kota Pariaman ini dapat memutus mata rantai wabah PMK di Kota Pariaman, sehingga hewan ternak sapi dan kerbau di Kota Pariaman dalam kondisi sehat serta aman dikonsumsi oleh masyarakatnext

Komentar