Pembangunan Gedung KRIS RSUP Dr M Djamil Dimulai: Moeldoko Sebut Pengalaman Gempa Harus jadi Referensi

Metro- 30-09-2022 19:15
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko menandatangani prasasti pertanda dimulainya pembangunan pengembangan pelayanan KRIS RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (30/9). (Foto : Fajril)
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko menandatangani prasasti pertanda dimulainya pembangunan pengembangan pelayanan KRIS RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (30/9). (Foto : Fajril)

Padang, Arunala - Pembangunan gedung pelayanan kelas rawat inap standar (KRIS) RSUP Dr M Djamil Padang dimulai.

Ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko, Irjen Kemenkes drg Murti Utami MPH, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Yusirwan Yusuf SpB SpBA (K) MARS.

"Karena kita punya pengalaman pada tanggal ini, punya pengalaman gempa maka itu harus menjadi referensi dalam membangun. Ini harus menjadi kalkulasi tersendiri agar bangunan kokoh," kata Moeldoko, saat memberikan sambutan, Jumat (30/9).

Moeldoko mengingatkan hal itu dikarenakan ini rumah sakit.

"Jangan sampai justru kena gempa, pasiennya justru banyak menjadi korban. Oleh karena itu, kekokohan bangunan harus menjadi perhatian utama," tegas Moeldoko.

Ia mengajak seluruh stakeholders dan masyarakat untuk mendukung pembangunan ruang kelas rawat inap standar ini.

"Mari kita berikan dukungan terhadap pembangunan rumah sakit ini agar bisa cepat selesai. Dengan harapan, dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Sumatera bagian Tengah tentunya," harap Moeldoko.

Moeldoko juga menceritakan tanah ini (pengembangan pelayanan RSUP Dr M Djamil Padang, red) mulai diperjuangkan mulai tahun 2004 lalu. Namun, mengalami kebuntuan.

Kantor Staf Kepresidenan (KSP) pun akhirnya turun tangan. "Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan, walau persoalan di lingkungan birokrasi cukup sulit. Tetapi KSP bisa menuntaskan. Alhasil pembangunan pengembangan pelayanan kelas rawat inap standar (KRIS) RSUP Dr M Djamil Padang dapat dilaksanakan," ungkapnya.

Tak hanya pembebasan lahan ini saja, akses keluar dari gedung ini jika selesai dibangun menjadi perhatian Moeldoko.

"Saya langsung menelpon KASAD. RSUP M Djamil perlu akses untuk keluar dan meminta memindahkan perumahan TNI AD yang berada di samping RSUP. Kasad menyetujuinya," ucapnya seraya mengatakan dirinya sudah berkunjung ke lapangan dan menemui pemilik rumahnext

Komentar