TMI Pimpin Pendanaan Pre-Series B EdenFarm

Ekonomi- 31-01-2023 19:47
Telkomsel mempertegas komitmen melalui TMI dalam upaya memperkuat ekosistem digital nasional yang berdampak dan berkelanjutan. (Dok : Istimewa)
Telkomsel mempertegas komitmen melalui TMI dalam upaya memperkuat ekosistem digital nasional yang berdampak dan berkelanjutan. (Dok : Istimewa)

Jakarta, Arunala.com - Pioneer startup rantai pasok pangan B2B di Indonesia, EdenFarm berhasil mendapatkan pendanaan sebesar 13,5 juta dolar AS dalam putaran Pra-Seri B terbarunya, yang dipimpin oleh Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) Ventures, diikuti oleh AppWorks, AC Ventures, Decart Ventures, Fubon Capital, Trihill Capital, OCBC NISP Ventura, Nakhla dan Capria Ventures.

Startup yang merupakan hasil gagasan dari ketiga Co-Founders ini David Setyadi Gunawan (CEO), Ramavito Mountaino (CFO) and Febrianto Gamal (COO), telah mendapatkan pendanaan 34,5 juta dolar AS sepanjang putaran pendanaan besar keempat sejak startup ini didirikan pada tahun 2017.

"TMI percaya pentingnya penggunaan "tech for good" dengan tujuan dan dedikasi untuk mendukung pemberdayaan entrepreneur maupun UKM yang dapat berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, seperti yang selalu menjadi fokus kami selama ini," kata CEO Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) Mia Melinda dalam keterangannya, Selasa (31/1).

Jaringan B2B food supply chain EdenFarm yang kuat dari hulu ke hilir telah berhasil mendorong pemberdayaan petani lokal untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik sekaligus memberikan dampak positif di pedesaan.

"Oleh karena itu, kami bersemangat untuk mendukung ekosistem pangan EdenFarm melalui pendanaan dan kolaborasi jangka panjang dengan Telkomsel Digital Food Ecosystem (DFE) yang merupakan salah satu inisiatif Telkomsel untuk mendukung digitalisasi sektor pertanian, serta kerjasama strategis lainnya guna memperkuat platform EdenFarm untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia sebagai langkah tepat mengamankan ketahanan pangan jangka panjang di Indonesia," ungkapnya.

Founder & CEO EdenFarm David Setyadi Gunawan mengatakan pihaknya bertujuan untuk meningkatkan laba dalam 12 bulan ke depan, seiring dengan pertumbuhan 3,5-4 kali secara YoY.

"Dari situ, kami akan fokus dalam berekspansi ke pasar yang baru," ujarnya.

EdenFarm telah mengalami pertumbuhan hampir 60 kali lipat dalam 40 bulan terakhir, yang telah memperkuat fondasi untuk tetap menguntungkan di jalurnya, menjadikan EdenFarm sebagai pemimpin di antara pemain lainnya yang justru mengalami kerugiannext

Komentar