.
"Pascacovid, UMKM kriya mulai kembali tumbuh. Karena itu perlu diberikan pendampingan manajemen, perluasan pasar, hak cipta, dan lainnya guna meningkatkan daya saing," katanya.
Ia menyebut adanya kesepakatan perjanjian kerjasama antara Solok-ISI adalah bentuk upaya nyata dan sinergi terhadap peningkatan kompetensi UMKM kriya di Solok.
"Peningkatan kompetensi UMKM kriya di Solok tersebut berkoordinasi dengan seluruh Dekranasda dan di dukung penuh BKPM," sebutnya.
Ketua Dekranasda Sumbar, Harneli Mahyeldi mengucapkan terima kasih atas perhatian Dekranas pusat dan BKPM yang telah melaksanakan program peningkatan kapasitas UMKM kriya di Solok dan Padangpanjang.
Ia menyebutkan, kesempatan itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pelaku UMKM kriya di Sumbar.
"Ini adalah peluang untuk menambah ilmu, memperluas pengetahuan serta menambah jaringan. Manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya," ajak Harneli.
Ia berharap dengan kegiatan yang digelar oleh Dekranas pusat dan BKPM tersebut kualitas produk industri kriya di Sumbar bisa bersaing di dunia internasional dan mendapatkan pasar potensial. (drz/adpsb)
Halaman 12


Komentar