.
"Sarana prasarana termasuk laboratorium sudah tersedia lengkap. Bahkan sudah di visitasi LAMPTKES," ujarnya.
Saat ini, sebut Rika, FK UNP telah memiliki jumlah tenaga pengajar 56 orang.
"Para dosen ini terdiri dari berbagai bidang ilmu, dengan jenjang pendidikan magister, doktor, spesialis dan subspesialis," tutur perempuan kelahiran Bukittinggi, 31 Juli 1976 itu.
Rika mengungkapkan FK UNP memilih keunggulan manajemen risiko kesehatan bencana alam.
"Unggulan ini dirumuskan berdasarkan analisis situasi yang dilakukan terutama dari aspek geografis Indonesia khususnya Sumbar yang merupakan daerah rawan bencana," ucap Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unand ini.
Rika berharap ke depannya, dokter lulusan Program Studi Pendidikan Dokter UNP harus memahami kemampuan manajemen risiko kesehatan terhadap bencana alam tersebut sebagai keunggulan lulusan selain menjadi dokter yang kompeten.
"Pemenuhan kompetensi tersebut harus dilaksanakan pada pendidikan kedokteran yang terstruktur dalam tahapan akademik dan profesi," tukas mantan Dekan FK Unand tahun 2020 hingga 2021 ini. (ril)


Komentar