Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Nagari Kurai: Leonardy: Anak Bangsa Penting Membangun Karakter Kebangsaan

Metro- 03-08-2023 18:02
Anggota MPR RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH bersama peserta sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Kamis (3/8). (Dok : Istimewa)
Anggota MPR RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH bersama peserta sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Kamis (3/8). (Dok : Istimewa)

.

Leonardy yang juga bergelar Datuak Bandaro Basa mengharapkan kepada Masyarakat Hukum Adat Nagari Kurai Limo Jorong Bukittinggi dan daerah sekitarnya yang mengikuti sosialisasi Empat Pilar tersebut bisa pula mensosialisasikannya kepada warga lainnya.

"Ninik mamak, bundo kanduang, cadiak pandai dan alim ulama serta parik paga Nagari Kurai agar bisa menyampaikan nilai-nilai dari empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kepada warga lainnya sehingga nilai-nilainya dapat dipahami, dimengerti dan diamalkan dengan baik," ujar Leonardy.

Tak lupa Leonardy mengingatkan apa saja kegiatan yang baik-baik dilakukan oleh Masyarakat Hukum Adat Nagari Kurai Limo Jorong Bukitinggi, tidak bersifat politik.

"Justru, sebagai putra lahir di Bukitinggi, saya menilai tidaklah salah bagi saya untuk mendukung kegiatan yang dilakukan masyarakat hukum adat yang ada di sini," ujar Leonardy.

Adapun, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan sosialisasi itu mengatakan, dulu ada penataran P-4 sekarang ada pula Sosialisasi Empat Pilar. Jangan sampai ada anggapan mengapa diulang-ulang terus kerja ini.

"Kan sudah ada pepatah Minangkabau pasa jalan dek ditampuah, lanca kaji dek diulang. Ini yang sebenarnya sedang kita lakukan. Kami pun datang hanya sebagai fasilitator. Bersama-sama kita untuk itu," tegasnya.

Dia menegaskan, sosialisasi menjadi penting karena adanya kelemahan secara internal, mengakibatkan kurangnya pemahaman yang mulai berkurang terhadap nilai-nilai agama dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini disebabkan pengaruh perkembangan informasi dan teknologi dan pengaruh globalisasi.

Untuk membentenginya, lanjut Sufyarma Marsidin, perlu menanamkan nilai-nilai agama dan nilai nilai budaya terhadap anak-anak kita melalui pendidikan formal di sekolah, pendidikan non formal di rumah tangga dan pendidikan non formal di masyarakat.

Makanya, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan parik paga nagari diharapkan berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai ini kepada generasi muda," imbuanya.

Ketua Masyarakat Hukum Adat Nagari Kurai Limo Jorong Bukittinggi, Taufik Dt. Nan Laweh mengatakan, masyarakat hukum adat Nagari Kurai Limo Jorong harus menjadi pondasi persatuan dan kesatuan bangsanext

Komentar