Perindo Sumbar Siapkan Ribuan Saksi di TPS

Metro- 11-08-2023 17:41
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo serahkan SK Ketua DPW Perindo Sumbar kepada Hefri Admen beberapa waktu lalu di Padang. (Dok : Istimewa)
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo serahkan SK Ketua DPW Perindo Sumbar kepada Hefri Admen beberapa waktu lalu di Padang. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Tidak ingin kecolongan suara pada pemungutan suara di pemilu 2024 nanti, DPW Perindo Sumbar siapkan ribuan saksi yang akan ditempatkan di ribuan tempat pemungutan suara (TPS).

Pentingnya peran saksi di TPS tidak dipungkiri Ketua DPW Perindo Sumbar, Hefri Admen kepada Arunala.com di kantor DPW partainya, di Jumat (11/8).

"Posisi para saksi di TPS cukup penting. Saya melihat keberadaan para saksi ini jelas tak bisa dilepaskan dari strategi partai dalam memantau pergerakkan suara partai di saat pencoblosan dan penghitungan surat suara di TPS, bisa dikatakan para saksi ini ibarat mata dan telinga kami," ungkap Hefri Admen.

Untuk saksi ini, sebut Admen, partainya (Perindo Sumbar, red) sudah merekrut ribuan orang saksi, nantinya mereka akan ditempatkan pada 17,569 TPS di Sumbar.

"Para saksi ini sudah kami bentuk sekitar satu bulan lalu. Mereka itu nantinya akan kami bimtek sekitar November atau Desember nanti, mengingat hasil akhir rekapitulasi suara nantinya menggunakan sistem elektronik (digital) tidak lagi dalam manual seperti pemilu sebelumnya," ungkap Admen.

Untuk itu, sambung Admen, dalam bimtek nanti saksi-saksi ini akan dibekali dengan maksimal cara penggunaan aplikasi Sirekap pada Hp android yang mereka miliki.

Admen menyakini, ribuan saksi yang disiapkan Perindo Sumbar nantinya diharapkan cukup militan sehingga pergerakkan suara Perindo bisa dikawal mereka dengan teliti dan akurat.

"Selain bimtek dari DPW, masing-masing DPD Perindo di kabupaten kota juga diminta untuk membina para saksi yang mereka rekrut, tidak saja di tingkat DPC bahkan hingga DPRt. Dengan begitu, pergerakkan perolehan suara Partai Perindo bisa terpantau dengan cermat," pungkas Admen. (cpt)

Komentar