BPBD Tetap Siaga, Meski Banjir Telah Surut: 2.432 Jiwa Terdampak Banjir di Pessel

Metro- 16-08-2023 14:05
Salah satu lokasi pemukiman masyarakat di salah satu nagari di Pessel yang  tergenang banjir Rabu pagi (16/8). (Dok : Istimewa)
Salah satu lokasi pemukiman masyarakat di salah satu nagari di Pessel yang tergenang banjir Rabu pagi (16/8). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Banjir yang melanda sejumlah nagari di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sejak Selasa (15/8) hingga Rabu (16/8) dini hari, mengakibatkan 2.432 jiwa terdampak.

Jumlah ribuan warga terdampak banjir yang melanda Pessel itu berdasarkan data dari BPBD Sumbar.

"Tercatat 713 KK atau 2.432 jiwa yang tersebar di desa ini terdampak banjir. Saat terjadi banjir warga dievakuasi ke tempat aman oleh BPBD dan tim SAR," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur saat dihubungi Arunala.com, Rabu siang (16/8).

Dia menyebut, sebelumnya banjir terjadi pada Selasa malam (15/8) hingga Rabu dini hari (16/8) sejumlah daerah di Pessel.

"Wilayah desa atau nagari terdampak yaitu Nagari Sei Bungo, Air Hitam, Sungai Seri, Sungai Pulai, Silaut, Lubuk Bunta, Pasir Binjai, Sungai Sirah, Durian Seribu dan Talang Binja," jelasnya.

Di wilayah yang terdampak banjir itu, ketinggian tinggian air sempat mencapai 175 cm ini berada sekitar 170 km dari kota utama, Painan.

"Saat ini banjir yang sebelumnya menggenangi rumah warga di sejumlah daerah sudah surut, namun kami dari BPBD Pessel tetap siaga antisipasi banjir susulan," katanya.

Selain itu, Rumainur mengimbau warga tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, meskipun saat ini berada pada musim kemarau.

"Salah satu langkah kesiapsiagaan, warga dapat menyiapkan tempat evakuasi berbasis komunitas dan menyiapkan ketersediaan logistik jika terjadi banjir yang mengharuskan masyarakat untuk mengungsi," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pessel, Defrisiswardi menyatakan, banjir melanda Pessel ini terjadi di 10 nagari, banjir terjadi pada Selasa (15/8) hingga Rabu (16/8) dini hari.

"Saat banjir, BPBD mengevakuasi sekitar 100 KK ke tempat aman," sebutnya.
Personel BPBD turut membantu warga untuk melakukan evakuasi dari tempat tinggalnya. Beberapa warga berada di beberapa pos pengungsiannext

Komentar