Tiga Komponen untuk Penilaian Cabang Kaligrafi

Metro-69 hit 15-11-2020 22:04
Peserta MTQN cabang Khat Al Quran sedang mengikuti perlombaan di babak penyisihan di GOR UNP Padang, Minggu (15/11). (Dok : Istimewa)
Peserta MTQN cabang Khat Al Quran sedang mengikuti perlombaan di babak penyisihan di GOR UNP Padang, Minggu (15/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Ketua Dewan Hakim Cabang Khat (Kaligrafi) Al Quran golongan Naskah pada MTQ Nasional ke-XXVIII Tahun 2020, KH Muhammad Faiz Abdurrazaq menyebutkan ada tiga komponen penting untuk penilaian di cabang ini.

"Tiga komponen itu yakni kebenaran, keindahan dan kaidah penulisan," ujar KH Muhammad Faiz Abdurrazaq dihadapan peserta lomba cabang Khat untuk babak penyisihan yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang, Minggu (15/11).

Menurut dia, keikutsertaan pada MTQN diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, karena telah turut serta menjadi bagian penting pada perhelatan nasional dua tahunan ini.

Baca Juga

"Kita harus berbangga sebagai Khaththath yang merupakan satu diantara Ahlul Al-Quran," ujar KH Muhammad Faiz Abdurrazaq yang merupakan salah seorang hakim tertua pada penyelenggaraan MTQN ke-XXVIII Sumbar itu.

Disamping itu, dirinya juga mengingatkan yang harus ditanamkan pada hati masing-masing peserta adalah menjadi Ahlul Quran bertujuan untuk mendapatkan tiket ke sorga nanti serta memperoleh keberkahan hidup di dunia.

Terakhir ia mengutip kata-kata hikmah yang menyatakan keutamaan Seni Kaligrafi Al Quran.

"Khat digemari, disenangi bahkan rebutan para raja-raja. Kaligrafi yang indah saat ini telah berkembang, ada dekorasi, kontemporer dan sebagainya," ungkapnya.

Selain KH Muhammad Faiz Abdurrazaq, dewan Hakim yang bertugas pada Cabang Khat Al Quran ini Ustad Ahmad Talabi Karli, Isep Misbah, Ustad Misbahul Munir, Ustad Ade Setiawan, Ustad Mustafa Jamaluddin dan Wahid Adib.

"Beliau-beliau lah yang akan menilai karya kalian nantinya, dan bertanggung jawab langsung pada Allah SWT," kata KH Muhammad Faiz Abdurrazaq. (rel)

Komentar