Pariaman, Arunala.com -- Mantan Kepala Desa Sikabu, Kecamatan Pariaman Selatan, Syamsuardi mendapat apresiasi dari Wali Kota Genius Umar atas usahanya membangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok Bermain (KB) Kasih Bunda di desanya.
Apresiasi itu disampaikan Genius Umar saat meresmikan pemakaian gedung PAUD itu, Selasa (19/9). Hadir juga pada peresmian itu Bunda PAUD Kota Pariaman, Lucyanel Genius, Pj Kades Sikabu, M Roem dan undangan lainnya.
Apa yang diperbuat Pak Syamsuardi ini bentuk kepedulian dirinya terhadap program pendidikan anak-anak di Desa Sikabu dan sekitarnya," kata Genius Umar saat itu.
Pendidikan PAUD, terang Genius, sangat penting karena menjadi pondasi bagi anak-anak agar lebih siap memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Sebagai orang tua harus mengetahui dan memahami pentingnya pendidikan usia dini bagi anak untuk membangun kemampuan dasar yang diperlukan dalam pendidikannya di masa mendatang," ungkap Genius lagi.
Mudah-mudahan, lanjut orang nomor satu di Kota Pariaman itu, bahwa dengan keberadaan sekolah PAUD KB Kasih Bunda Desa Sikabu ini bisa melahirkan anak-anak yang cerdas, berprestasi, serta membawa kesuksesan dan kemajuan Desa Sikabu dan Kota Pariaman dimasa mendatang.
Sementara Bunda PAUD Kota Pariaman, Lucyanel Genius menyebutkan, pendidikan anak usia dini dapat diwujudkan dalam bentuk pendidikan prasekolah bernama PAUD untuk anak usia 0-6 tahun, dengan tujuan agar anak tumbuh dan berkembang sesuai tingkat perkembangannya sehingga siap memasuki pendidikan lebih lanjut, serta mengarungi kehidupan setelah dewasa kelak.
"Kegiatan bermain sambil belajar di PAUD dapat meningkatkan kesejahteraan fisik maupun mental anak. Sebab, anak-anak bisa melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan", terang Lucy.
Ia juga menuturkan usia PAUD merupakan periode emas dengan perkembangan otak anak mencapai 80 persen, dan rangsangan pendidikan melalui berbagai kegiatan akan membuat perkembangan otaknya semakin optimal, dan hal ini dapat membantu meningkatkan prestasi belajar, membentuk karakter yang pantang menyerah, lebih mandiri, dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak. (cpt)


Komentar