Padang, Arunala.com - Rektor Universitas Andalas (Unand), Prof Dr Yuliandri SH MH meminta guru besar untuk terus mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran untuk kemajuan terutama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Serta terus berkarya untuk mewujudkan cita-cita menjadikan Unand sebagai universitas yang dapat menebar manfaat demi kejayaan bangsa.
"Jabatan guru besar bukanlah sekadar untuk berbangga. Akan tetapi diperuntukkan untuk kejayaan bangsa dan mampu mengembangkannya serta menularkan energi positif di dalam kemajuan Universitas Andalas. Terutama menghasilkan berbagai karya-karya bernilai tinggi," kata Rektor Unand Prof Yuliandri SH MH saat Pengukuhan Tiga Guru Besar di Convention Hall Unand, Selasa (26/9).
Pengukuhan tersebut ditandai dengan pemasangan kalung tanda kehormatan profesor oleh Ketua Dewan Profesor Unand Prof Dr Marlina MS Apt.
Tiga guru besar yang dikukuhkan yakni Prof Ikhwana Elfitri ST MT PhD (Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik), Prof Dr dr Yuliarni Syafitra SpN (K) (Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Neurologi Fakultas Kedokteran) dan Prof Dr Eng Febrin Anas Ismail MT (Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Mekanika Teknik dan Rekayasa Struktur Fakultas Teknik).
Ia yakin ketiga guru besar ini akan mampu memenuhi berbagai harapan tersebut dan akan menularkan energi positif bagi kemajuan Unand. "Berbagai karya dan produk bernilai tinggi, baik yang telah dihasilkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat," ucap Yuliandri.
Ia mengingatkan pencapaian gelar profesor hendaknya tidak mengubah jati diri sebagai ilmuwan.
"Jabatan guru besar makin membuat kita makin merunduk dan tawaduk. Dan integritas unggul harus menyertainya sebagai pagar bagi aktivitas keilmuan yang dilakukan," pinta Guru Besar Fakultas Hukum Unand ini.
Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unand, Prof Dr Marlina MS Apt mengatakan guru besar yang dikukuhkan ini sudah berkecimpung pada bidang keilmuan masing-masing bertahun-tahun lamanya. "Untuk ke depannya kita harapkan ketiga guru besar tersebut akan semakin memperkaya khasanah ilmu pengetahuan," tuturnya.
Dalam arti luas, kata Prof Marlina, dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat.
"Gunanya meningkatkan kiprah mereka dalam pembangunan di negara ini serta kepentingan kemanusiaan, kelangsungan kehidupan di muka bumi dan keserasian alam semesta," tukasnya. (ril)


Komentar