Temuan Guru Besar Farmasi Unand Prof Dr Marlina Apt MS: Kosmetik Zinzana Berbahan Sekretom Stem Cell, mulai Antiaging hingga Hair Tonik

Teknologi- 28-09-2023 11:50
Guru Besar Farmasi Unand Prof Dr Marlina Apt MS dengan latar temuan produk kosmetik berbahan sekretom stem cell Zinzana. (Dok : Istimewa)
Guru Besar Farmasi Unand Prof Dr Marlina Apt MS dengan latar temuan produk kosmetik berbahan sekretom stem cell Zinzana. (Dok : Istimewa)


Padang, Arunala.com - Di era sekarang kecantikan menjadi idaman para perempuan. Perempuan dinilai cantik ketika kulitnya putih dan bersih. Seiring dengan banyaknya perempuan yang ingin tampil cantik, menjamur produk-produk kecantikan yang beredar di pasaran.

Tidak jarang untuk tampil cantik, perempuan berganti-ganti produk kecantikan. Ada yang merasa sudah memakai sesuai petunjuk, tapi tak kunjung mendapatkan hasil yang memuaskan.

Temuan Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas Prof Dr Marlina Apt MS ini bisa menjadi sebuah alternatif baru yang dapat digunakan dengan aman dan efektif dalam mengatasi beberapa keluhan kulit, khususnya anti penuaan.

Dia memperkenalkan kosmetik berbasis sekretom stem cell lewat hasil uji yang telah dilakukannya di Ina Lab.

Laboratorium ini dibangunnya bersama Dr dr Rizki Rahmadian SpOT (K) MKes dan Dr rer nat Ikhwan Resmala Sudji MSi.

"Sumber stem cell saya diambil dari adiposa lutut digunakan untuk penelitian. Beda dengan sumber stem cell Universitas Indonesia berasal dari tali pusar. Jika beda sumber stem cell maka beda pula hasilnya," kata Guru Besar Fakultas Farmasi, Prof Dr Marlina Apt MS, Selasa (26/9).

Lulusan S-3 Universiti Putra Malaysia ini menyebutkan sumber stem cell itu didapatnya dari sisa operasi lutut pasien yang tidak dipakai lagi.

"Saya bekerja sama dengan dokter spesialis ortopedi Dr dr Rizki Rahmadian SpOT K MKes dalam penyediaan sumber stem cell ini. Dari sisa operasi lutut yang setelah disimpan di kulkas itu kami pilah dan diambil bagian membran sinovial, cairan sinovial dan jaringan adiposa. Dari beberapa bagian tersebut yang bagus itu adalah jaringan adiposa," tutur Ketua Program Studi Bioteknologi Sekolah Pascasarjana Unand ini.

Ketua Dewan Profesor Unand ini mengatakan kenapa mendapatkan sumber pendanaan penelitian yang cukup besar, karena sumber stem cellnya beda dengan sumber stem cell UI. "Ternyata karena kita sumbernya diambil dari lutut dan disuntikkan ke lutut, hasilnya cukup bagus. Dapatlah sebuah kesimpulan jika diambil dari sumber paling dekat dengan daerah yang disuntik itu cukup bagus hasilnya. Karena dia hanya membentuk empat jenis sel. Yakni osteosit, kondrosit dan adiposit. Sehingga hasilnya bagus," ucapnyanext

Komentar