Seperti Apa Manfaat Baterai Lithium bagi Kendaraan Listrik?

Teknologi- 03-10-2023 15:32
Kendaraan listrik yang sedang diproduksi menggunakan baterai lithium ion. (Dok : Istimewa)
Kendaraan listrik yang sedang diproduksi menggunakan baterai lithium ion. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Saat ini dunia otomotif ada banyak perkembangan teknologi yang terjadi. Apalagi, jika melihat kemajuan elektrifikasi yang diperlihatkan para pabrikan.

Dari sekian banyak perkembangan yang ada, yang jadi tren saat ini kehadiran baterai (aki) kendaraan yang menggunakan baterai lithium ion (li-on) disebut sebagai masa depan kendaraan listrik.

Bicara soal baterai lithium saat ini ada beberapa tipe yang dihasilkan produsen baterai, tipe pertama ialah baterai lithium NCA singkatan dari Nickel Cobalt Aluminum Oxide. Kemudian kedua lithium NMC singkatan dari baterai lithium Nickel Manganese Cobalt Oxide.

Sedangkan tipe baterai lithium ketiga yaitu lithium LFP, singkatan dari Lithium Iron Phosphate atau dikenal sebagai baterai lithium besi fosfat.

Yang jadi pertanyaan, kendaraan jenis apa saja yang menggunakan baterai lithium ini? Di Indonesia, kendaraan yang gunakan baterai lithium untuk mobil dan motor listrik.

Lalu, apa yang menjadi manfaatbaterai lithium ionpada mobil?

1. Lebih kecil dan ringan

Baterai li-ion lebih ringan dari baterai isi ulang lainnya dengan mempertimbangkan kapasitas baterai. Hal ini membuat baterai li-ion lebih praktis dalam perangkat elektronik dimana spesifikasi fisik seperti bobot dan bentuk dianggap penting.

2, Kerapatan energi yang tinggi

Baterai li-ion memiliki densitas energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai isi ulang lainnya. Hal ini berarti baterai li-on memiliki kapasitas daya tinggi tanpa harus mempunyai bentuk yang besar. Cocok untuk mobil yang menginginkan ruang yang lebih banyak dibandingkan baterai yang lebih besar.

3. Self-dischargerendah

Baterai li-ion memiliki tingkat self-discharge yang rendah, sekitar 1.5% per bulan. Bandingkan dengan baterai nikel-metal hydride yang memiliki self-discharge sampai 20 persen per bulan. Hal ini berarti baterai li-ion memiliki umur penyimpanan yang lebih lama bila tidak digunakannext

Komentar