.
Menurutnya, desain dari alat ini masih dalam bentuk prototipe/dalam tahap pengembangan, untuk ke depannya desain prototipe alat ini akan dibuat dengan bentuk yang lebih ergonomis, supaya nyaman dan mudah digunakan sehari-hari.
Vitaglise ini dikembangkan dan diimplementasikan dengan dana dari Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI) karena telah lolos seleksi pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKMKC) 2023 pendanaan tahun 2023.
Sementara itu, Dosen Pendamping Hanalde Andre ST MT mengatakan, kerja keras mahasiswa ini diharapkan dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi masyarakat secara umum dalam pencegahan penyakit jantung koroner, tetapi juga bagi ekonomi dan dunia medis.
Inovasi ini juga merupakan salah satu langkah positif dalam perkembangan teknologi medis di Indonesia.
"Alat ini diharapkan dapat membantu semua kalangan masyarakat dalam memonitor kesehatan mereka dengan cepat dan tanpa biaya besar, serta memberikan bantuan yang signifikan kepada para dokter dalam penanganan penyakit jantung koroner," pungkasnya. (ril)
Halaman 12


Komentar