.
"Semua peralatan canggih itu telah tersedia. Tinggal satu peralatan lagi yakni alat Biorekator. Peralatan itu sudah dalam pengiriman dari pabrik. Diperkirakan akhir November ini tiba di Unand," ucap Yuliandri.
Ia menyebutkan untuk menunjang pengoperasian peralatan yang ada pada bulan Oktober 2023 telah direkrut pegawai pegawai PTN-BH Unand sebanyak 7 orang analis. Rencana tahun ini ada penambahan 4 orang analis dalam proses perekrutan.
"Kondisi sekarang masih tatap pelatihan analysis untuk pengoperasian alat dan interpretasi data oleh vendor serta penyusunan SOP, tarif dan aturan
pemakaian alat. Diharapkan pada awal tahun 2024 semua alat sudah bisa dimanfaatkan oleh civitas akademika Universitas Andalas," harapnya.
Ia mengatakan pengadaan peralatan laboratorium ini dengan sistem e.katalog LKPP dengan 25 kontrak. Rinciannya 6 kontrak muebiler sampai selesai Juli 2023.
"Kemudian 19 kontrak peralatan yang masuk sejak Agustus sampai akhir Oktober, kecuali satu peralatan Biorekator yang tiba akhir November. Dengan total biaya peralatan laboratorium sekitar Rp 112.3 miliar lebih dan muebiler Rp 27.7 miliar lebih," sebutnya.
Sementara itu, Yuliandri menyebutkan pembiayaan gedung Laboratorium Sentral menelan Rp 63.3 miliar lebih dan inventaris kantor Rp 5.7 miliar lebih.
"Total keseluruhannya mencapai Rp 209 miliar lebih," ungkap Guru Besar Fakultas Hukum ini.
Peruntukan Laboratorium Sentral ini, sebut Yuliandri, untuk Labor Pendidikan (Kimia Dasar; Biologi Dasar; dan Fisika Dasar); Laboratorium Riset (Preperasi Kimia dan Fisika. Kemudian Analisis Kimia dan Fisika; Preperasi Biologi; Analisis Biologi; Pengujian Kimia dan Fisika; serta Optik.
Pada tahun ini, tutur Yuliandri, sebanyak 4.967 mahasiswa memanfaatkan Gedung Laboratorium Sentral untuk praktikum dasar Kimia, Biologi dan Fisika dari berbagai fakultas eksakta.
"Perincian praktikum Biologi 708 mahasiswa, Kimia Dasar 1.889 mahasiswa dan Fisika Dasar 2.370 mahasiswa," tuturnya.
Dengan kinerja Unand 2022 lalu, sebut Yuliandri, Alhamdulillah mencapai prestasi Unggul untuk IKU 5, dalam Liga PTNBH terkait dengan pengembangan inovasi dosen yang memberikan manfaat kepada masyarakat serta mendapat rekoknisi Internasional. "Diharapkan dengan keberadaan laboratorium sentral ini, akan lebih meningkatkan capaian prestasi dan inovasi Unand. Serta juga capaian untuk IKU- IKU lain, yang secara langsung beririsan antar IKU," harap Yuliandrinext


Komentar