Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi di Sidang Umum Unesco

Metro- 21-11-2023 09:31
Duta Besar Mohamad Oemar, Delegasi Tetap RI untuk Unesco, dalam sidang umum Unesco yang menyetujui Bahasa Indonesia resmi jadi bahasa resmi Konferensi Umum Unesco, di Paris Prancis, Selasa (22/11). (Dok : Istimewa)
Duta Besar Mohamad Oemar, Delegasi Tetap RI untuk Unesco, dalam sidang umum Unesco yang menyetujui Bahasa Indonesia resmi jadi bahasa resmi Konferensi Umum Unesco, di Paris Prancis, Selasa (22/11). (Dok : Istimewa)

.

Ia menambahkan, Indonesia memilliki komitmen kuat untuk melanjutkan kepemimpinan dan kontribusi positif untuk dunia internasional, dengan berkolaborasi dengan negara-negara lain dalam mengatasi tantangan global, melalui peran keketuaan Indonesia di forum G20 tahun 2022 dan ASEAN tahun 2023 ini.

Lebih lanjut, Oemar menekankan bahwa meningkatkan kesadaran terhadap Bahasa Indonesia merupakan bagian dari upaya global Indonesia untuk mengembangkan konektivitas antarbangsa, memperkuat kerja sama dengan Unesco, dan bagian dari komitmen Indonesia terhadap pengembangan budaya di tingkat internasional.

Terpisah, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), E Aminudin Aziz, dalam pres rilisnya diterimaArunala.com padaSelasa pagi (22/11) menuturkan, dengan ditetapkannya bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi Sidang Umum Unesco membuat posisi bahasa Indonesia semakin meningkat.

"Awalnya, bahasa Indonesia diikrarkan sebagai bahasa persatuan pada Sumpah Pemuda tahun 1928. Selanjutnya, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa negara dalam Undang-Undang Dasar 1945. Sekarang bahasa Indonesia mendapat status bahasa resmi pada tataran internasional melalui pengakuan sebagai bahasa resmi pada Sidang Umum Unesco," ujar Aminudin Aziz.

Sejauh ini, kata Aminudin Aziz, pengakuan internasional ini merupakan penegasan bahwa bahasa Indonesia memang layak dikategorikan sebagai sebuah bahasa di tengah perdebatan terkait bahasa Melayu dan bahasa Indonesia

Kronologi Pengusulan

Proses awal pengusulan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Sidang Umum Unesco bermula dari diskusi antara Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis dan Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk Unesco pada bulan Januari 2023 tentang potensi bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi Sidang Umum Unesco.

Potensi ini selanjutnya disampaikan kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dalam waktu yang sempit disusunlah strategi untuk mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Sidang Umum Unesco.

Pada 7 Februari 2023, Kepala Badan Bahasa bertemu dengan Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk Unesco, serta Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang (OINB), Kementerian Luar Negeri, di Jakartanext

Komentar