60 Peserta Kursus Bahasa Korea Lulus dengan Nilai Baik

Edukasi- 30-11-2023 21:48
Perwakilan JBICA, Program specialist/International Promotion Team, Baek Cheongha tukar cinderamata dengan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setprov Sumbar, Doni Rahmat Samulo di Padang, Kamis (30/11). (Dok : Istimewa)
Perwakilan JBICA, Program specialist/International Promotion Team, Baek Cheongha tukar cinderamata dengan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setprov Sumbar, Doni Rahmat Samulo di Padang, Kamis (30/11). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Sebanyak 60 orang peserta Kursus Bahasa dan Budaya Korea kerjasama Pemprov Sumbar dengan Provinsi Jeollabuk-do, Korea Selatan dinyatakan lulus dengan nilai baik setelah mengikuti pembelajaran selama 3 bulan sejak Agustus 2023.

"Peserta kursus ini berdasarkan evaluasi dari Jeonbuk International Cooperation Agency (JBICA), lulus dengan nilai baik karena telah memiliki kemampuan dasar berbahasa Korea," kata Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius saat closing ceremony Saemangeum Hangeul Hakdang Indonesia di SMKN 2 Padang, Kamis (30/11).

Ia mengatakan kursus yang dilaksanakan itu merupakan bagian dari kerjasama sister province antara Provinsi Sumbar dengan Provinsi Jeollabuk-do.

Kegiatan kursus bahasa Korea itu dibiayai sepenuhnya oleh otoritas pendidikan Korea, yakni Jeonbuk International Cooperation Agency (JBICA) dengan nilai sekitar Rp 400 juta.

Peserta kursus merupakan masyarakat Sumbar yang sebelumnya telah lolos seleksi dari 138 pendaftar. Mereka terdiri dari pencari kerja, guru (ASN), mahasiswa dan siswa.

Sementara itu Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumbar, Doni Rahmat Samulo mengatakan kursus Bahasa Korea itu merupakan salah satu poin dalam Letter Of Intent (LOI) kerjasama Sister Province antara Provinsi Sumbar dengan Provinsi Jeollabuk-Do, Korea Selatan yang ditandatangani Gubernur Mahyeldi pada 17 Februari 2023 lalu.

"Dalam LoL, itu sebenarnya ada beberapa kerjasama yang akan dilaksanakan. Selain kursus Bahasa Korea juga ada magang ASN di Korea serta magang lulusan SMK di Korea. Juga ada rencana kerjasama terkait pariwisata. Namun tahun ini baru bisa kita laksanakan Kursus Bahasa Korea," katanya.

Meskipun baru satu poin kerjasama yang bisa terealisasi, namun ia optimistis poin kerjasama lain akan bisa terealisasi karena "modal" dasar bisa berbahasa Korea telah dimiliki oleh peserta yang lulus kursus kali ininext

Komentar