.
Dirinya menilai Prodi Teknik Elektromedik untuk Sumbar sendiri hanya ada di Poltekes Siteba Padang. Sedangkan teknik fisioterapi ada dua di Sumbar. Dan tenaga pendidik juga berkualitas dan sudah mumpuni.
"Seperti dosen fisioterapi, di mana dosennya dari Belanda. Dan untuk teknik elektromedik banyak dosen diambilkan dari Jakarta," ungkapnya.
Direktur Poltekes Siteba Padang, Agus Rahmad Timor mengatakan, untuk lulusan Poltekes Siteba sendiri, ada beberapa orang yang sudah bekerja di Jepang. Dan untuk penempatan di Jawa boleh dikatakan jumlahnya sudah tak terhitung lagi.
Dan biasanya kalau sudah dari pulau Jawa kemudian disebarkan lagi di sejumlah provinsi yang ada di Indonesia.
Untuk Prodi, sejauh ini memang masih tiga Prodi. Dan rencananya di Januari nanti akan ada Prodi baru. Namun, pihaknya akan menyiapkan tim terlebih dahulu untuk melakukan studi kelayakan untuk beberapa Prodi sudah disampaikan ke Kemendikbud Ristek Dikti.
"Paling tidak dua sampai tiga Prodi lah. Mungkin bisa seperti Prodi Perawat Anestesi dan D-IV Elektromedik. Beberapa masukan dari kawan-kawan yang ada di rumah sakit, menyarankan hendaknya ada program D-IV untuk elektromedik ini," jelasnya.
Ketua SPI LLDIKTI X, Evrinaldi menjelaskan peluang kerja untuk alumni di Poltekes ini sangat besar. Karena memang beberapa Prodi, alumninya memang dibutuhkan di dunia kerja. Sebagai contoh, elektromedik yang besar kemungkinan untuk bisa bekerja. Baik di berbagai instansi pemerintahan, ataupun swasta termasuk berbagai rumah sakit.
"Jadi memang, untuk memasuki dunia kerja itu tidak hanya dibekali dengan ilmu, namun juga harus dilengkapi dengan etika. Karena sebagai pelayanan, mereka harus mampu melayani dengan baik. Termasuk dibekali dengan kemampuan IT dan bahasa," tukasnya. (ril/*)
Halaman 12


Komentar