.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Sumbar diwakili Sekretaris Dinas Drh Zed Abbas, menyampaikan akan ada tim dalam waktu dekat ini akan berkunjung melakukan verifikasi terhadap kelompok penerima bantuan hibah sapi tahun 2024 ini.
"Karena itu persiapkan sebagaimana mesti dan lengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan. Karena pengadaan sapi ini dengan pihak ketiga, perhatikan juga nanti jenis sapi yang berikan, jika tidak sesuai tolak dan pertanyakan jangan asal terima saja," ujar Zed Abbas.
Dia menerangkan, telah direncanakan sapi yang akan diberikan jenis silangan sapi simental yang masing-masing kelompok mendapatkan 20 ekor.
"Tidak ada sapi yang dibeli dari dalam daerah sendiri, semua sapi akan didatangkan dari luar daerah Sumbar dengan standar yang telah ditentukan, baik kesehatan hewan maupun yang lainnya. Kenapa sapi dari luar daerah karena kami ingin meningkatkan jumlah populasi sapi di Sumbar," ujarnya.
Adapun Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar diwakili Kabid Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Marwan mengatakan, bantuan hibah bibit ikan yang akan diberikan kepada kelompok berjumlah 50 ribu ekor, tergantung pilihan bibit ikan nila atau ikan lele.
"Dalam waktu dekat ini juga kami akan melakukan verifikasi kelapangan terhadap calon kelompok calon penerima hibah. Dan kelompok mestilah terdaftar pada dinas perikanan provinsi melalui laporan dinas terkait di kabupaten dan kota," ujarnya.
Marwan juga tegaskan ada beberapa persyaratan yang mesti diurus dan dilengkapi secara baik bagi setiap kelompok penerima bantuan hibah ini.
"Setiap penerima bantuan mesti menyiapkan kolamnya dengan baik. Jangan sampai para penerima hibah bantuan tidak siap, saat bantuan datang bibit ikan jadi terbengkalai yang membuat bibit bisa mati," ujarnya mengingatkan. (cpt/*)
Halaman 12


Komentar