Padang, Arunala.com - Seorang calon anggota legislatif (caleg) Partai NasDem Sumbar, Muhammad Tauhid mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar di Padang untuk melapor, Rabu siang (21/2).
Kehadiran M Tauhid bersama timnya untuk berikan laporan pengaduannya itu diterima staf Bawaslu Sumbar, Prima dan Firman di ruang Gakkumdu.
Menurut Tauhid, kedatangan dirinya bersama tim ke Bawaslu Sumbar untuk melaporkan Info Pemilu di Situs KPU yang berisikan hasil perolehan suara caleg pada pemilu 2024 kemarin yang dinilai tidak benar dan akurat.
Pasalnya, dalam waktu satu jam saja, perolehan suaranya yang tercatat dalam situs Info Pemilu KPU untuk DPRD Sumbar dari Dapil Sumbar 1 bisa berkurang.
"Saya lihat, pada Selasa malam (20/2) pukul 22.00 WIB, perolehan suara saya di Info Pemilu KPU itu sebanyak 3.962 suara. Namun satu jam kemudian sekitar pukul 24.00 WIB di hari yang sama, perolehan suara saya di Info Pemilu itu turun menjadi 3204, artinya ada 758 suara yang hilang," ujar Tauhid kepada Arunala.com di kantor Bawaslu Sumbar, Rabu siang (21/2).
Dia menilai, kenapa kejadian pengurangan perolehan suara caleg itu bisa terjadi dan ada apa dan ini bisa menyesatkan.
Kemudian Tauhid juga mempertanyakan, dari sisi apa perolehan suaranya bisa turun sebanyak 758 suara hanya dalam waktu satu jam dan TPS mana saja perolehan suaranya berkurang.
Terkait laporan pengaduan yang diserahkan ke Bawaslu Sumbar itu, kata Tauhid untuk cari keadilan, baik dirinya maupun bagi caleg lainnya, bahkan dia menilai Ada indikasi penggiringan opini publik.
"Kalau info pemilu itu tidak benar kenapa harus dipertahankan oleh KPU, sebaiknya ditutup saja. Sebab ini bisa membuat kegaduhan bagi para caleg," ungkap Tauhid.
Dengan kejadian yang dialaminya, Tauhid mengaku dia merasa sangat dirugikan dan dizalimi. (cpt)


Komentar