OPD di Sumbar Diminta Dukung Peningkatan Kualitas Angkatan Kerja

Metro- 21-02-2024 17:50
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyaksikan angkatan kerja Sumbar yang ikut pelatihan di  BPVP Padang, Rabu siang (21/2). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyaksikan angkatan kerja Sumbar yang ikut pelatihan di BPVP Padang, Rabu siang (21/2). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Kualitas dan kuantitas milenialpreneur dan womanpreneur terus ditingkatkan Pemprov Sumbar. Bahkan pihak OPD di lingkup Setprov Sumbar juga menyediakan anggaranya untuk peningkatan kualitas itu.

"Jadi, dengan dukungan anggaran yang disiapkan Pemprov Sumbar bersama para OPD dan pihak lainnya, diharapkan angkatan kerja yang ikuti pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, agar dapat memaksimalkan setiap peluang di dunia kerja," ungkap Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di hadapan ratusan milenialpreneur dan womanpreneur di BPVP Padang, Rabu siang (21/2).

Apa yang disampaikan Mahyeldi ini berkaitan dengan kegiatan Sosialisasi Program Unggulan Pemprov Sumbar bagi ratusan angkatan kerja tersebut.

"Angkatan kerja di Sumbar didominasi generasi milenial. Maka dari itu, Pemprov Sumbar terus memberikan dukungan. Termasuk dalam hal penganggaran melalui berbagai program di sejumlah OPD," ucap Mahyeldi.

Pelatihan yang diberikan untuk angkatan kerja ini, sebutnya, ditujukan untuk mencetak entrepreneur baru, meningkatkan performa dan produktivitas entrepreneur yang telah memulai usaha, serta memenuhi kebutuhan dunia kerja dengan pasokan tenaga kerja yang terampil, andal, dan memiliki kapasitas untuk bersaing baik di dalam mau pun luar negeri.

"Peluang usaha atau peluang bekerja itu sangat terbuka. Untuk berusaha, sektor seperti peternakan dan perdagangan sangat menjanjikan. Untuk ke dunia kerja sebagai pekerja, pemerintah menyediakan fasilitas bahkan untuk bekerja ke luar negeri. Sekarang, kembali ke soal mental dan keinginan angkatan kerja itu sendiri," kata Mahyeldi.

Seharusnya, sambung orang nomor satu di Sumbar ini, tidak menjadi masalah untuk merantau, karena merantau dan berusaha adalah identitas yang khas dari orang Minang.

Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pihak swasta, yang terus bersinergi dengan pemkab dan pemko dalam memberikan pelatihan keterampilan bagi angkatan kerja. Sehingga, upaya untuk menekan angka pengangguran di Sumbar dapat menuai hasil yang lebih maksimal dari waktu ke waktunext

Komentar