Padang, Arunala.com - Sabtu ini (24/2) empat TPS yang laksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Padang, dipantau langsung Bawaslu RI dan Bawaslu Sumbar.
Tim ini secara mobile memantau situasi proses pencoblosan surat suara di empat TPS yang gelar PSU tersebut.
Fungsional Analis Hukum Ahli Muda Bawaslu Sumbar, Nurelida, kepada Arunala.com di sela-sela pemantauan menyebutkan untuk sementara waktu proses pencoblosan di empat TPS yang lakukan PSU dapat dilihat berjalan aman, lancar dan tertib.
"Meski terlihat berjalan baik, pihak Bawaslu bersama jajarannya tingkat kota hingga pengawas TPS tetap membuat laporan terhadap berbagai hal yang ada di masing-masing TPS yang laksanakan PSU itu," ungkap Ida yang akrab disapa saat dampingi tim pengawasan dari Bawaslu RI ini.
Ida melanjutkan, pengawasan dari Bawaslu Sumbar dan jajarannya di Kota Padang tidak sebatas pencoblosan surat suara saja, namun terus berlanjut hingga ke proses penghitungan di empat TPS itu.
Sementara, pantauan media ini di empat TPS yang gelar PSU itu, dua diantaranya ada pemilihan yang harus didampingi oleh pendampingnya, di TPS 13 Kampung Lapai, Nanggalo dan TPS 025 Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX Lubeg.
Kalau di TPS 13 Kampung Lapai, ada seorang pemilih yang sudah tua terpaksa menggunakan kursi roda untuk memilih. Sedangkan di TPS 025 Pegambiran Ampalu, ada seorang pemilih disabilitas yang harus mendapat pendamping untuk mencoblos.
Di pihak lain, salah seorang KPPS di TPS 025 Pegambiran Ampalu menyebutkan jumlah DPT di TPS 025 ini sebanyak 255 pemilih.
"Jumlah warga yang memilih pada PSU di TPS 025 ini sebanyak 197 pemilih dengan rincian, 192 pemilih yang ada di DPT, tiga pemilih di daftar pemilih khusus (DPK) dan dua pemilih dari DPTb," ungkap petugas ini. (cpt)


Komentar