.
Nugroho menambahkan, kedua pihak juga siap menggunakan Cloud Learning Plarform untuk meningkatkan budaya pembelajaran berkelanjutan, serta melakukan berbagai eksplorasi.
"Telkomsel dan Huawei akan mengeksplorasi program peningkatan kapabilitas keberlanjutan dalam implementasi proses bisnis perusahaan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)," ujarnya.
Muharam Perbawamukti, Direktur Human Capital Management Telkomsel, menilai kemitraan strategis bersama Huawei sebagai langkah solid memperkuat kepemimpinan digital Telkomsel di Indonesia. Telkomsel akan terus melakukan peningkatan budaya pembelajaran agar efisiensi operasional dapat ditingkatkan dengan mengedepankan prinsip ESG.
"Dengan berfokus pada penguatan talenta digital sesuai kebutuhan industri yang semakin dinamis dan kompetitif, Telkomsel berharap dapat terus meningkatkan kinerja dan ketangkasan karyawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital terkini," kata Muharam.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Huawei Indonesia Telkomsel Account Department, Wang Xu menyampaikan antusiasme atas kesepakatan bersama itu.
Dirinya menyebut, pasar broadband Indonesia masih sangat besar, sehingga Telkomsel berpotensi jadi pemimpin melalui solusi inovatif yang memperpendek waktu peluncuran, dan mengeksplorasi layanan yang bisa jadi opsi bagi pengguna akhir.
"Permintaan akan layanan broadband seluler di Indonesia juga besar. Dan untuk sepenuhnya memanfaatkan peluang ini, Huawei akan berkolaborasi dengan Telkomsel untuk mengimplementasikan teknologi yang dapat membantu mengurangi TCO dan OPEX guna mempercepat pengimplementasian 5G di Indonesia," ujar Wang Xu.
Wang Xu berharap, Huawei dapat berkontribusi dalam upaya Telkomsel mencapai Visi Digital Indonesia 2030 dan 2045.
"Huawei selalu menjadi pemimpin dalam teknologi telekomunikasi dan bersedia untuk berbagi teknologi inovatif kami dengan Telkomsel untuk mengeksplorasi cara baru dalam mengimplementasikan teknologi tetap dan nirkabel, membantu Telkomsel untuk memperluas kepemimpinan Fixed Mobile Convergence mereka di Indonesia," tukasnya. (ril/*)


Komentar