Padang, Arunala.com - Tiga minggu sejak dilantik Gubernur Mahyeldi, komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar periode 2024-2028 yang diketuai oleh Musfi Yendra, telah melaksanakan sejumlah program dan kegiatan.
"Alhamdulillah, ini baru langkah awal pengabdian kami sebagai komisioner Komisi Informasi periode 2024-2028. Saya salut dan bangga dengan semua komisioner bisa solid dan kompak, bisa diajak "berlari" di bulan kerja kami," ungkap Musfi yang didampingi Wakil Ketua KI, Tanti Endang Lestari, dan komisioner lainnya, Mona Sisca, Idham Fadhil dan Riswandy kepada wartawan di Padang, Minggu (10/3).
Dikatakan Musfi, walau hanya efektif 3 minggu hari kerja, karena ada libur pemilu dan cuti bersama, namun support maksimal dari asisten ahli dan semua staf sekretariat KI Sumbar sangat luar biasa.
"Insya Allah, ke depan kami akan maksimalkan lagi dengan kreatifitas dan inovasi, dalam rangka mengawal keterbukaan informasi publik di Sumbar sebagaimana amanah UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," pungkas Musfi Yendra.
Dalam kesempatan itu, Musfi juga membeberkan beberapa agenda kerja yang telah maupun yang akan KI Sumbar sejak 7 Februari hingga 7 Maret 2024 mendatang.
Pasca kami dilantik, tahap awal kami menetapkan struktur Komisi Informasi Sumbar untuk masa kerja 2024-2028. Selanjutnya disusul dengan penyelesaian Tatib KI Sumbar yang baru," terang Musfi.
Setelah itu, lanjutnya, KI Sumbar juga lalukan konsolidasi internal dengan para OPD di Dinas Kominfotik Sumbar dan Sekretaris KI Sumbar.
Langkah berikutnya, kami akan laksanakan enam sidang sengketa informasi, kemudian dilanjutkan pembahasan dan penyusunan renstra dan program kerja periode 2024-2028.
Tidak lupa juga kami lakukan koordinasi dan konsultasi dengan Komisi Informasi (KI) pusat untuk penguatan Tupoksi Komisioner dan bidang-bidang KI Sumbar, dan banyak hal lainnya yang akan kami kerjakan selama periode hingga Maret 2024 ini," pungkas Musfi. (cpt/*)


Komentar